Ad Banner

Covid-19, Pembelajaran Luring Terkendala

 | 

DONGGALA – Celebesta.com, Pembelajaran di tengah Covid-19 yang dilakukan secara daring banyak mengalami kendala. Seperti pernyataan-pernyataan sebelumnya baik mahasiswa maupun Dosen di Universitas Tadulako. Kali ini, Pembelajaran Luar Jaringan (Luring) juga terkendala. Hal itu diungkapkan Onesimus Ervan Mulyadi kepada Celebesta.com, Senin (12/11/2020) bahwa proses pembelajaran di tengah pandemi berjalan apa adanya. “Karena kebijakan tidak bisa … lanjut baca »

Tim Pengabdian Masyarakat Gelar Pelatihan Penanganan Cedera Olahraga

 | 

PALU – Celebesta.com, Pelatihan Penanganan Cedera Olahraga Melalui Metode P.R.I.C.E, Sport Massage, pemasangan Kinesio Taping pada Atlet dan Pelatih Sekolah Sepakbola di Kota Palu yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat. Tim Pengabdian Kepada Masayrakat terdiri dari beberapa Dosen Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas Tadulako, yakni Marhadi, S.Si. M.Pd, Dr. Didik Purwanto, S.Pd., … lanjut baca »

Janda Bolong: Obat Tradisional Orang Salena

 | 

PALU – Celebesta.com, Lagi Viral, Janda Bolong tenyata tumbuh liar di Bukit Salena yang kini tempat itu menjadi Destinasi Olahraga Ekstrim Paralayang. Orang Salena dalam Bahasa Kaili Sub-etnis Unde menyebutnya Molu. Konon tanaman liar yang jadi perbincangan ini bagi orang Salena digunakan untuk obat bagi penderita Asma atau dalam bahasa lokal disebut Mone atau Namone. … lanjut baca »

Vilalonjo: Asam Lokal di Bukit Salena

 | 

PALU – Celebesta.com, Tumbuhan yang menjalar digunakan untuk memberi rasa asam pada sayur. Orang Lokal di Bukit Salena seringkali memakai Vilalonjo untuk memasak kuah asam (Uwe Mpoi) atau masakkan lokal kaledo tujuannya untuk menambah rasa asam. Vilalonjo merupakan salah satu jenis asam dengan mudah ditemui di Bukit Salena sekitar Destinasi Paralayang di tempat itu. Vilalonjo … lanjut baca »

Menyikapi Omnibus Law Tanpa Menghakimi PPKN

 | 

Oleh: Citra Racindy* Menyikapi isu-isu yang sedang hangat, di mana kalangan pelajar juga ikut menyuarakan Penolakan Omnibus Law. Bahkan ada beberapa statement mengatakan bahwasannya merasa telah dibodohi dengan belajar PPKN, karena pada kenyataan implementasi pelajaran diterima tidak sesuai dengan realita yang ada. Apresiasi saya terhadap beberapa orang yang peduli dengan nasib masyarakat yang dipertaruhkan. Namun, … lanjut baca »

Akademisi: Omnibus Law Jamin Perampasan Tanah dan Eksploitasi

 | 

Oleh: Richard Labiro* PALU – Sikap saya terhadap Omnibus Law, menolaknya sebagai bentuk protes terhadap isi, logika dan proses pembuatanya. Produk hukum itu, tidak partisipatif, bahkan naskah Omnibus serta naskah akademiknya muncul belakangan dan proses pengesahanya dikebut oleh Pemerintah. Seakan-akan ada yang gawat di Indonesia. Padahal, fokus utama kita saat ini adalah penanganan covid 19. … lanjut baca »

Advokat Rakyat Siap Dampingi Guril

 | 

PALU – Celebesta.com, Guril Mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Tadulako yang di represif oleh Aparat Kepolisian saat melakukan Aksi Tolak Omnibus Law di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kini mendapat tanggapan serius dari Agussalim atau yang lebih di kenal dengan Advokat Rakyat. Saat ditemui Celebesta.com disalah satu Warung Kopi di Kota Palu,  Sabtu (10/10/2020) Agussalim mengatakan bahwa … lanjut baca »

Mahasiswa Untad: Kepalaku di Bage Deng Pentungan

 | 

PALU – Celebesta.com, Beberapa hari berselang demonstrasi Tolak Omnibus Law, Aliansi Mahasiswa Sekota Palu yang berujung bentrok. Korban berjatuhan akibat represif aparat kepolisian menangani para demonstran. Seperti yang dialami Guril (20) Mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Tadulako mengalami kekerasan. Pemuda berambut Gondrong itu mengalami cedera  dibagian kepala dan mendapat lima jahitan. Mahasiswa Asal Desa Masewo, Kecamatan … lanjut baca »

Aksi Massa: Antara Ikut-Ikutan dan Memahami

 | 

Oleh: Citra Racindy (Ketua Kohati Cabang Perisiapan Deli Serdang) DELI SERDANG – Tidak bisa kita mengandalkan sepenuhnya terhadap seluruh media dan sistem informasi dalam mengambil sebuah kebenaran. Karena segala sesuatu pada kenyataannya di filter oleh beberapa kepentingan. Baik pada ambisi, subjektifisme politik dan lainnya. Dari media banyak orang-orang yang terprovokasi. Sudah banyak kita membunuh anak … lanjut baca »

LMND Palu Sebut Kepolisian Represif Menghadapi Pengunjuk Rasa

 | 

PALU – Celebesta.com, Pengesahan Undang-undang Omnibus Law merupakan bentuk nyata mengguritanya sistem neoliberal di tanah air. “Omnibus Law justru bentuk nyata penghinaan terhadap Pancasila dan UUD 1945.  Kondisi ini yang kemudian banyak memicu perlawanan di hampir semua daerah Indonesia”, kata Sri dalam Rilisnya diterima Celebesta.com via WhatsApp, Jumat (09/10/2020). Aksi Aliansi Mahasiswa Kota Palu (MAHKOTA) … lanjut baca »