oleh

PT Oti Realisasikan Program Rehabilitas DAS

Celebesta.com — SIGI, PT Oti Eya Abadi bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kepala Desa Balamoa, Kepada Desa Mantikole dan masyarakat sekitar dalam merealisasikan program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) secara simbolik berlangsung di Desa Balamoa, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi.

Diketahui bahwa Rehabilitasi DAS merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh para pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang tidak hanya memberikan dampak baik ke lingkungan tetapi juga sekaligus dapat memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat terutama peningkatan di sektor ekonomi.

Dalam rangkaian kegiatan penanaman secara simbolis, Ibu Salma Sannang selaku Direktur PT Oti Eya Abadi mengungkapkan bahwa penanaman Rehab DAS tersebut terdiri dari berbagai jenis pohon, mulai dari pohon kemiri, alpokat hingga pohon durian. Dengan luas lahan sebesar 300 hektar  untuk tahun 2021 dan Tahun 2022 akan dilaksanakan kembali penanaman Rehab DAS seluas 450 Hektar.

“Alhamdulillah telah terlaksana penanaman sejumlah pohon secara simbolik di Desa Balamoa bersama Dinas Kehutanan, KPH Kulawi dan juga masyarakat setempat dalam agenda Rehab DAS PT Oti Eya Abadi. Semoga dalam proses Rehab DAS kali ini dapat memberikan dampak sangat positif terhadap masyarakat setempat,” ungkap Salma melalui keterangan tertulis diterima Celebesta.com, Rabu (15/12/2021).

Dalam kesempatan yang sama Dr. Ir. H. Nahardi, MM selaku Kepala Dinas Kehutanan Sulteng menyampaikan tujuan utamanya dari kegiatan Rehab DAS yang dilakukan saat ini adalah untuk pemulihan lingkungan dengan memanfaatkan lahan-lahan yang kosong dan ditanami tanaman yang produktif.

“Tujuan dari kami ini khususnya juga dari Perusahaan PT Oti Eya Abadi ini adalah melakukan proses pemulihan lingkungan dengan cara memanfaatkan lahan yang kosong atau tertidur, menjadi tanaman yang produktif. Saya berharap masyarakat turut serta menjaga tanaman ini dengan baik, karena nanti hasil dari pohon Durian Alpokat hingga Kemiri nantinya itu milik masyarakat untuk dipergunakan sebaik-baiknya,” ungkap Nahardi dalam sambutannya.

Terselenggaranya kegiatan Rehab DAS di Desa Balamoa mendapat respon positif dari masyarakat, seperti yang disampaikan oleh Kristiyanus selaku Kepala Desa Balamoa, Kecamatan Dolo Barat.

“Kami sangat berterimakasih kepada perusahaan PT Oti Eya Abadi bersama Dinas Kehutanan Sulteng yang memperhatikan Desa kami. Saya bersama masyarakat disini akan terus mengawal proses penanaman serta turut terlibat dalam tahap perawatannya, karena pohon yang ditanam disini memiliki nilai ekonomis yang tinggi dipasar,” tutur Kades Balamoa. (Jum)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan