oleh

AMAN Sekadau: Baru 2 Komunitas Adat Menerima Vaksin Covid-19

Celebesta.com – SEKADAU, Masyarakat Adat Taman-Meragun menerima vaksin tahap 2, berlangsung di Rumah Adat Taman-Meragun, Kampokng Meragun, Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar).

Hal itu atas kerjasama Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN) Sekadau dengan Pemkab Sekadau, Kalbar yang sebelumnya pada 25 Juli 2021 yang lalu, masyarakat adat yang sama menerima vaksin tahap 1.

Kepala Desa Meragun, Ima Kulata menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PD AMAN Sekadau, Pemkab Sekadau dan Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Nanga Taman atas dukungan dan partisipasinya, sehingga vaksin pertama sejumlah 156 dosis dapat terlaksana.

Ima Kulata berharap kepada AMAN dan Pemkab Sekadau untuk memfasilitasi dan menyediakan vaksin-vaksin selanjutnya. Sebab, kata Kades Meragun masih banyak anggota Masyarakat Adat Taman-Meragun, yang kebetulan adalah penduduk Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, yang belum menerima vaksin.

“Kepada masyarakat Desa Meragun, khususnya Masyarakat Adat untuk mau divaksin dengan mendaftarkan diri kepada koordinator di setiap kampokng dan para pengurus Desa di dusunnya masing-masing. Dengan vaksinasi inilah kita melindungi diri kita dan kampokng-kampokng kita dari ancaman virus Covid-19, disamping upaya-upaya lokal lainnya,” ajak Ima pada masyarakat adat.

Kepada kesempatan itu, Meri, Kepala Puskesmas Nanga Taman, Tim Covid-19 Kecamatan Nanga Taman, menghimbau seluruh masyarakat di Kecamatan Nanga Taman, terutama masyarakat adat yang tinggal di kampokng-kampokng untuk mau dan bersedia divaksin. Disamping itu Meri berpesan kepada masyarakat untuk terus melaksanakan protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah.

“Pihaknya bersedia datang ke kampokng-kampokng untuk memberikan vaksinasi kepada masyarakat sekaligus menjelaskan apa Covid-19 dan dampaknya bagi masyarakat, terutama masyarakat adat,” jelas Meri.

Martinus Aki, Ketua Masyarakat Adat Taman-Meragun, yang hadir dalam vaksinasi tahap 2 itu menghimbau kepada seluruh masyarakat adat dimanapun berada, terutama masyarakat adat Taman-Meragun untuk bersedia divaksin,

“Kepada Masyarakat Adat untuk terus menemukan dan menggunakan ramuan-ramuan lokal yang ada di hutan-hutan untuk pengobatan dan perlindungan diri atas bahaya Covid-19 ini, itulah gunanya kita melindungi wilayah adat dan hutan adat kita,” tegas Aki.

Baca Juga: Update Pengakuan Wilayah Adat Region Kalimantan

Sementara itu, Vinsensius Vermy, Ketua PD AMAN Sekadau menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sekadau, Tim Covid-19 Kecamatan Nanga Taman dan Desa Meragun. Vermy berharap ada vaksinasi-vaksinasi berikutnya, baik di Taman-Meragun maupun di wilayah adat lainnya. Sebab sampai saat ini baru 2 Komunitas Adat anggota AMAN yang telah tersentuh vaksin Covid-19, yakni Taman-Meragun dan Jawatn Kampokng Mondi.

Vermy meminta kepada masyarakat Adat di masing-masing wilayah untuk mengusulkan vaksinasi kepada PD AMAN Sekadau untuk selanjutnya diteruskan kepada pihak-pihak yang berwenang.

“Kedepan PD AMAN Sekadau akan meningkatkan serta memperbanyak dan mempercepat upaya vaksinasi kepada Masyarakat Adat khususnya anggota AMAN di Kabupaten Sekadau bekerjasama dengan Pemkab Sekadau, TNI-POLRI dan tenaga-tenaga kesehatan,” ujar Vermy melalui keterangan tertulisnya diterima Celebesta.com, Selasa (24/8/2021).

Menurut data AMAN Sekadau terdapat 17 Sub Suku Dayak dengan jumlah penduduk dan luasan wilayah adat yang berbeda-beda, terdiri dari Ntuka, Maap, Entorap, Koman, Ulu Sekado, Kancikgh, Taman, Semerawai, Jawatn, Sawe, Ketungo, Kerabat, Benawas, Desa, Sekujam, Banjur dan Mualang.

Dari 17 Sub Suku Dayak tersebut, 13 Komunitas Adat di 21 Desa Dinas merupakan anggota dan calon anggota AMAN.

“Disamping upaya-upaya lain secara tradisional, vaksinasi adalah jalan bagi masyarakat adat untuk kembali beraktivitas, mengelola dan melindungi wilayah adatnya di era new normal,” pungkas Vermy. (mk)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan