Celebesta.com – PALU, Diskusi dengan tema “CSR Ekologi Sosial Masyarakat Tambang Poboya” digelar di Kantor Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Adapun kegiatan itu di buka oleh Dwi, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mantikolore.
“Kami selaku pemerintah Kecamatan Mantikolore siap menerima aspirasi dan bantuan moril untuk masyarakat,” ungkap dia, Senin (1/2/2021).
Bahkan kata Dwi, di Kantor Kecamatan Mantikolore ini kami menyediakan pelayanan utama bagi aspirasi masyarakat untuk bersama kita cari solusinya saat menutup acara dialog bersama ini.
Kemudian Ketua Lembaga Adat Poboya juga berterima kasih atas perhatian narasumber dan peserta dalam usahanya menciptakan harapan besar masyarakat di Poboya.
Sebab kami tahu, tanpa dukungan pihak-pihak yang memiliki kebersamaan mencari solusi yang ada di Poboya, pastilah acara dialog ini tidak terjadi.
“Kami selaku Ketua Adat Poboya berterima kasih kepada LBH Rakyat dan pihak Kecamatan Mantikolore yang hari ini (1/2) melaksanakan kegiatan dialog bersama mencari solusi atas CSR PT.CPM,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Asran Dg. Patompo, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulteng, mengatakan jauh sebelum negara hadir, Masyarakat Adat Nusantara sudah lebih dulu mendiami negeri ini.
Hadirnya Negara menjamin keberadaan Masyarakat Hukum Adat dalam kehidupan sehari-harinya.
“Kami dari AMAN Sulteng siap mendukung perjuangan Lembaga Adat Poboya merebut Hak Asasinya, termasuk CSR bagi perusahaan Tambang PT CPM,” tegas Asran.
Lebih lanjut, Faisal selaku Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Sulteng berharap adanya keberlanjutan hidup dari situasi ekonomi sosial budaya atas kehadiran PT CPM.
Rakyat menambang itu memiliki hak, cuman kadang dibenturkan dengan aturan yang ada, sementara kita semua mau hidup dari sumber-sumber ekonomi lingkungan ekologi.
“Negeri kita kaya mari kita bangun perekonomian yang sehat, agar memiliki kedaulatan untuk bangun negeri ini,” pungkas dia.
Sementara Direktur LBH Rakyat, Kashogy Hamonangan, SH menyampaikan terimakasih bagi semua narasumber dan peserta dialog.
“LBH Rakyat siap menjadi Pembela Rakyat untuk kasus lingkungan dengan CSR di Kota Palu,” kata Ogy.
Editor: Arman Seli






Komentar