oleh

Orang Salena Butuh Walikota “Beradat”

PALU – Celebesta.com, Sesekali ia menarik nafasnya ketika ia di tanya tentang pilihan politiknya di Pemilihan Walikota Palu. Lelaki itu bernama Raqib (34) kini ia bermukim di Lingkungan Salena, Kelurahan Buluri, Kota Palu. Saat ditemui, Kamis (29/10/2020) terlihat menghisap rokok sebatang ia berharap bahwa Walikota Palu kedepan adalah sosok yang beradat.

Beradat yang ia maksud memahami adat-istiadat, hingga saat ini munurutnya agak sulit menentukan pilihan.

Eva undepa kuncani mangenta isema to mompeonggetaka ada“, ucapnya dalam bahasa Kaili Sub-etnis Unde (Saya belum tahu melihat siapa yang akan memperjuangkan adat).

Karena kata dia, seperti sebelumnya juga kita belum lihat adat seperti apa yang dilakukan.  “To Naliumo nienta ta, nijanjina ka kita ane mekatoko ia Mosambale Japi ghi Salena, tapi molivo maupu periodena eva unde ghia ni tepati janji“, (Seperti Walikota yang kita lihat saat ini, dia berjanji jika duduk akan menyembelih Sapi di Salena. Tetapi sudah mau berakhir periodenya sepertinya tidak ditepati janjinya).

Menurut Raqib beberap tahun lalu, pasangan Hidayat-Sigit pernah berjanji jika menang akan menyembelih Sapi.

Tetapi sambung dia, menjelang berakhir jabatannya tidak pernah Hidayat menepati janjinya.

Secara adat, sambung dia hal itu sudah melanggar adat. Konsekuensinya harus di Givu (Sanksi adat).

“Jika ada calon Walikota Palu dalam kampanye akan memperjuangkan adat harus diperjelas dulu, adat seperti apa yang dimaksud”, ungkap dia dengan nada tanya.

Hingga saat ini dirinya belum melihat satupun kandidat yang benar-benar berpihak kepada adat-istiadat. Raqib juga mengatakan adat itu bukan hanya soal ritual tetapi juga etika.

Ada Bo’a Unde Aga Novia ada botu pade niuli ada, Tapi Potesa ante Panggeniaka mosikeni“, jelas dia.

Adat itu, bukan hanya sekedar ritual tetapi juga cara berbicara dan pembawaan harus sesuai.

Reporter: Arman Seli

Editor: Redaktur

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan