Celebesta.com — PALU, Sembilan Prajurit Yonif 714/SM naik Pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya atas prestasinya dalam melaksanakan tugas Operasi Satgas Madago Raya Tahap III TA 2021 di wilayah Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.
Danrem 132/Tdl Brigjen TNI Toto Nurwanto memimpin Upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada Sembilan Prajurit TNI Yonif 714/SM, yang dilaksanakan di lapangan Makorem 132/Tadulako, Jalan Jenderal Soedirman, Senin (7/2/2022).
Dalam amanatnya mengatakan, pemberian Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada prajurit yang dinilai berjasa, berdedikasi dan berpretasi dalam melaksanakan tugas secara langsung baik tugas tempur maupun non tempur, dengan pertaruhan jiwa raga dan berjasa melampaui panggilan khusus.
“Kenaikan pangkat luar biasa yang diberikan kepada personil yang tergabung dalam Ops Madago Raya sebanyak sembilan Personel dari Batalyon Infanteri 714/SM, mendapat perhatian khusus dari pimpinan TNI,” ujarnya dalam keterangan tertulis diterima Celebesta.com, Senin (7/2).
“Untuk itu, saya selaku Danrem 132 Tadulako merasa bangga dan mengucapkan selamat berbahagia kepada Kopda I Putu Endrik Wiliawan beserta 8 orang rekannya yang mendapatkan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas prestasi yang memuaskan dalam pengabdian terbaik kepada institusi yang kita cintai ini,” tambahnya.
Lebih Lanjut, Danrem juga mengajak agar seluruh Prajurit Korem 132 Tadulako selalu berbuat yang terbaik, tidak hanya dalam penugasan operasi saja namun sebagai satuan teritorial juga mempunyai kesempatan, sesuai dengan perintah KASAD untuk hadir dan membantu kesulitan masyarakat disekeliling.
“Semoga dengan penghargaan ini dapat terus meningkatkan kualitas diri dan motivasi bagi personil jajaran korem 132/Tdl lainnya untuk berbuat yang terbaik untuk Korem 132/Tdl khususnya dan TNI AD pada umumnya,” pungkasnya.
Diketahui bahwa merekalah yang telah membantu pencarian informasi dan penjejakan tentang keberadaan kelompok MIT serta mengevakuasi korban DPO MIT pasca terjadinya kontak tembak antara Tim Tricakti 3 Koopsgabsus TNI dengan kelompok teroris jaringan MIT. (Jum)






Komentar