oleh

AMAN Sulteng Minta Bukti Donasi Alfamidi ke Komunitas Adat Terpencil

Celebesta.com — PALU, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulawesi Tengah (Sulteng), Asran Dg. Patompo meminta bukti terkait dengan pernyataan Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tengah bahwa Alfamidi menyalurkan donasi ke Masyarakat Adat.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kadis Sosial Sulteng, Ridwan Mumu menuturkan, dari penyampaian Manajemen Alfamidi bahwa hasil donasi itu diperbantukan kepada Komunitas Adat. Hanya saja, kata dia, Manajemen Alfamidi tidak menjelaskan secara detail Komunitas Adat di wilayah mana yang mendapatkan bantuan tersebut.

“Cuman ada terpencil yang terpencil tapi di mana dulu, nah itu yang tidak terbuka mereka cuma katakan salah satu item hasil donasi ini adalah Komunitas Adat terpencil jadi uangnya itu dikirim ke pusat kemudian uangnya itu diprogramkan untuk komunitas adat terpencil,” sebut Ridwan, Kamis (14/10).

Baca Juga: Kadinsos Sulteng Imbau Masyarakat, Tak Donasikan Sisa Belanja di Alfamidi

Hal itu mendapat tanggapan dari Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulawesi Tengah (Sulteng), Asran Dg. Patompo.

“Terkait dengan pernyataan Alfamidi (kepada Kadis Sosial Sulteng) yang kemarin lagi viral ini, terkait dengan donasi, saya selaku Pimpinan AMAN Sulteng dalam hal ini menaungi 200 komunitas adat Sulawesi Tengah sepanjang ini, selama 3 tahun saya memimpin AMAN belum pernah saya dengar bahwa ada donasi ke masyarakat adat,” ucap Asran saat konferensi pers di Rumah AMAN Sulteng, Jumat (15/10/2021) kemarin-red.

Asran menduga, yang disebutkan oleh Alfamidi adalah masyarakat adat di daerah lain. Sebab, kata dia, selama ini tidak ada donasi yang masuk ke komunitas adat yang dinaunginya.

“Mungkin masyarakat lain, tapi selama ini setau saya belum ada donasi yang ditujukan ke masyarakat adat dari Alfamidi khususnya juga Parigi Moutong juga bahkan di daerah lain donasi dari Alfamidi ke masyarakat adat dan sampai sekarang belum ada komunikasi dari pihak Alfamidi,” sebutnya.

Bahkan, Asran juga menyayangkan klaim dari Alfamidi yang mengatakan kepada Kadis Sosial Sulteng memberikan bantuan kepada komunitas adat dari hasil donasi mereka.

“Saya selaku pimpinan masyrakat adat Sulawesi Tengah sangat menyayangkan karena klaim terkait donasi itu ke masyarakat adat, kan masih banyak juga selama ini titik kehidupannya itu artinya di bawah garislah rata-rata dalam hal ekonomi masyarakat adat bahkan kami juga membantu komunitas adat yang ada didaerahnya masing-masing,” ujarnya

“Betul-betul saya sangat sayangkan karena saya pertanyakan masyarakat adat mana yang diberikan donasi,” lanjut Asran.

Asran mengaku, selama ini pihaknya maupun komunitas adat yang ia ketahui tidak pernah menerima bantuan dari Alfamidi.

“Intiya AMAN selama ini tidak pernah menerima bantuan apapun dari pihak Alfamidi,” ungkapnya.

Asran pun menginginkan, Alfamidi memberikan klarifikasi terkait penyampaian adanya bantuan kepada komunitas adat dari hasil donasi mereka.

“Paling tidak kami meminta kepada pihak Alfamidi untuk mengklarifikasi secara duduk bersama kita mendengarkan klarifikasi persolan ini karena jangan sampai kami terbawa-bawa dari AMAN,” pungkasnya. (Jum)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan