Celebesta.com – PALU, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Palu akan menerapkan parkir berlangganan. Kadishub Kota Palu, Muhammad Arif Lamakarate menegaskan parkiran liar itu dalam konteks kita, itu tidak dibenarkan, jadi bulan puasa juga kita tetap razia kalau kemudian ada hal-hal berkaitan hal tersebut.
Kata Arif, Pak Walikota sudah membuka Media Lapor, dan kita juga butuh laporan yang real dan jelas. Jangan sampai tidak jelas orangnya, nanti kewalahan kalau dia bukan Juru Parkir (Jukir) hanya dapat uang langsung pergi.
“Karena Jukir itu tidak pernah kita tunjuk, tidak pernah kita angkat dia sebagai juru parkir, dan tidak ada penrekrutan, yang ada itu kita melegalkan kegiatan tersebut agar tidak salah langkah. Kalau memang dia juru parkir harus melapor, supaya kita tau dan tidak memungut ke orang,” tegas Kadishub Kota Palu, Muhammad Arif kepada Celebesta.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/3/2021).
Aturannya kata Arif, untuk tarif parkir yang diatur oleh Dishub Mobil 3 Ribu, Motor 2 Ribu. Kalau ada yang melebihi dari itu berarti itu masuk kategori pungli, kecuali ada parkir khusus yang dibuatnya seperti Mall, Rumah Sakit itu kan mereka punya kawasan sendiri dan kita cuman bisa menarik pajak bukan retribusi.
“Secara sanksi kita serahkan ke Polisi, itu kaitanya dengan Polisi karena bagian dari pungli jadi sejauh ini sudah ada beberapa yang kita angkat kesana, dan polisi yang melakukan tindakan hukum,” ujarnya.
Arif mengatakan, yang ingin menjadi tukang Jukir harus melapor ke Dishub, di mana lokasinya untuk buka lahan parkir, karena dia memungut uang dari orang dan kemudian dalam aturan itu harus masuk ke Kas Daerah nanti dia diberikan upah jangan dia yang pungut.
“Jadi kalau ada terjadi sistem preman segera dilapor minimal ada fotonya dan ada orangnya biar jelas kita melapor, untuk parkir liar kita kan butuh juga bukti kalau misalnya ada nanti ditemukan, dari petugas kita yang menghentikan,” tegas.
Arif juga mengatakan yang menjadi persoalan aturan Parkir di Anjungan Tunai Mandiri (ATM), kenapa ATM selalu menjadi sorotan? Apa bedanya justru orang yang ke ATM dimintai tarif parkir karena pasti dia punya uang, kenapa tidak kita balik saja orang ke Apotik yang tidak berbayar?
“Jadi ini dibuat opini seakan-akan ke ATM tidak boleh, inikah sepihak mengutungkan Bank. Kalau itu dasar kebijakanya, kalau saya mestiya orang ke Apotik itu tidak harus bayar parker, karena orang ke ATM pasti ambil uang, sedangkan orang ke Apotik pasti orang sakit jadi mana yang harus kita bantu, orang sakit atau orang yang pergi ambil uang?,” jelas Arif.
Menurutnya selama ini terkesan orang dipungut di ATM itu salah, yang untung siapa, sementara ATM justru tidak ada kontribusinya kepada daerah.
“Kalau saya secara pribadi maunya memberikan kebijakan seperti itu, tapi ini bukan artian mau membantah perintah pimpinan (Wali Kota) tapi kalau saya secara pribadi di tanya mending saya beri kebijakan orang yang sakit dari pada orang yang ambil duit,” ungkapnya.
Terkait dengan peraraturan seragam, Arif mengatakan itu masih menjadi beban juga buat kita, karena Jukir ini bukan cuman sedikit tapi banyak, sementara kita evaluasi penerimaanya kurang.
“Mohon maaf bukan hitung-hitungan, justru lebih banyak biaya untuk mereka, karena buat rompi itu mahal RP. 190.000 1 buah, kalau 700 orang Jukir belum lagi kita tanggung BPJS-nya,” tuturnya.
Kata Kepala Dishub, selain personil kita terbatas, kedepanya ini, Pak Wali Kota akan menerapkan sistem parkir berlangganan. Jadi orang sekali bayar 1 tahun, bayarnya parkir 300 ribu pertahun, kalau kita hitung-hitung Rp. 800 perhari dari pada kita bayar 2 ribu, 3 ribu perhari.
“Dari pada kita kita bayar parkir sekali 2 ribu, 3 ribu per hari, ini telah dihitung Rp. 300.000 per tahun, itu Rp. 800 perhari. Mau dia parkir 10 kali atau 20 kali tetap bayarnya perhari Rp. 800, tinggal masyarakat memilih, kita tidak mewajibkan juga kalau mau berlangganan satu tahun Rp.300 ribu saja,” kata Arif.
“Sistem pendaftaran itu nanti diberikan kartu, jadi semua tempat parkir di Kota Palu free termasuk ke Bandara, Rumah Sakit, Terminal semua akan gratis nanti kalau dia berlangganan,” pungkasnya.
Reporter: Jumriani






Komentar