oleh

Kemendag: Ekspor Juli 2019 Naik dan Impor Turun

JAKARTA – Celebesta.com, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan, kinerja perdagangan mulai membaik. Hal ini ini ditandai dengan kinerja ekspor Juli 2019 yang mengalami kenaikan dan impor Januari-Juli 2019 yang mengalami penurunan.

“Peningkatan ekspor disebabkan peningkatan ekspor migas sebesar 115,2 persen  dan peningkatan ekspor nonmigas sebesar 25,3 persen,” kata Mendag.

Pelemahan kinerja ekspor Januari-Juli 2019 disebabkan oleh faktor tekanan harga beberapa komoditas utama Indonesia di pasar internasional, seperti batu bara dan minyak kelapa sawit (CPO).

“Kondisi global masih menekan kinerja ekspor nonmigas selama Januari-Juli 2019,” jelasnya sebagaimana dikutip dalam Siaran Pers, Kamis (22/8/2019).

Secara keseluruhan, penurunan ekspor nonmigas selama Januari-Juli 2019 juga dipicu melemahnya ekspor ke 10 besar negara tujuan utama, kecuali Malaysia dan Vietnam yang naik masing-masing sebesar 0,5 persen dan 20 persen.

“Penurunan impor Januari-Juli 2019 dipicu permintaan impor migas yang turun sebesar 24,4

persen dan nonmigas turun 6,2 persen,” tegas Mendag.

Lebih lanjut, Mendag menjelaskan, negara-negara mitra dagang seperti China, Thailand, Jepang, Italia, dan Australia menyebabkan defisit nonmigas terbesar pada bulan Juli 2019 dengan jumlah mencapai USD 2,72 miliar.

Sementara Amerika Serikat, India, Filipina, Belanda, dan Malaysia menjadi negara mitra yang menyumbang surplus nonmigas terbesar pada Juli 2019 dengan jumlah mencapai USD 2,38 miliar.

“Secara kumulatif, defisit selama Januari-Juli 2019 masih cukup besar yakni mencapai USD 1,9 miliar. Defisit tersebut disebabkan besarnya defisit pada neraca perdagangan migas yang mencapai USD 4,9 miliar. Sementara itu, neraca perdagangan nonmigas menyumbang surplus sebesar USD 3,0 miliar,” pungkas Mendag. (mk)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan