oleh

Presiden Jokowi ingatkan Bahaya Kritis Iklim dan Pangan

BOGOR-Celebesta.com, Presiden Jokowi mengingatkan bahaya krisis iklim, energi, pangan hingga geopolitik. Hal itu disampaikan pada perayaan dies natalis ke-60 Institut Pertanian Bogor (IPB), Jumat (15/09/2023).

Dikutip dari channel YouTube Sekretariat Presiden, Jokowi mengatakan bahwa inovasi disektor pangan sangat penting, mengingat saat ini ada 19 negara di dunia tidak lagi mengekspor beras.

“Beberapa negara di dunia kekurangan pangan, gandum maupun beras. negara yang biasanya mengekspor beras sekarang sudah setop, ngerem ekspornya, tidak diekspor lagi,” kata dia.

Ditambah lagi dengan situasi geopolitik, perang Rusia dan Ukraina yang berkepanjangan jutaan ton gandum tidak bisa di ekspor.

” Ada yang bilang, presiden menakut-nakuti. Saya bilang tidak, saya tidak menakut-nakuti. Krisis Iklim, energi, pangan itu nyata,” kata orang nomor satu di Indonesia itu.

Jokowi berharap kepada IPB agar melakukan inovasi-inovasi dibidang pangan. Selanjutnya Presiden juga mengajak merehabilitasi hutan, menanam pohon sebanyak-banyaknya di lingkungan kita.

Menurutnya, saat ini banyak negara sudah berada disituasi transisi menuju ekonomi hijau.

“Sekali lagi transisi menuju ekonomi hijau. daur ulang sampah dikerjakan, produksi produk-produk industri dikerjakan, kendaraan listrik mulai bangun. Bio diesel, bio ethanol semua yang berbau green dikerjakan di semua negara,” Ungkap dia.(AS)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan