DONGGALA – Sintulu adalah sebuah Dusun dan secara administratif bagian dari Desa Lumbumara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Letak Surga Kecil ini berada di bawah Gunung Ongu Mpasunju. Sintulu memiliki daya tarik tersendiri dan memiliki Potensi Sumberdaya Alam yang melimpah.
Selain itu, Sintulu memiliki kearifan lokal yang masih terjaga dengan baik. Misalnya, Ritual adat anak perempuan menjelang dewasa (Nokeso), Ritual adat anak laki-laki menjelang Dewasa (Nobau) dan masih banyak lainnya.
Kemudian di Sintulu juga memiliki 2 (dua) keyakinan yang dianut oleh penduduk setempat (Islam dan Kristen) meskipun demikian dalam kehidupan sosialnya sikap toleransi, harmoni, gotong-royong masih terjaga yang sangat tinggi.
Warga Sintulu tidak mempermasalahkan perbedaan keyakinan. Justru dengan adanya perbedaan menjadi keragaman yang indah. Hal ini sudah terjaga sejak lama tanpa adanya perselisihan.
Penulis berpandangan bahwa Sintulu adalah Dusun kecil yang jatuh dari Surga karena keindahan alam sekitarnya.
Era kini dengan perkembangan teknologi, tantangan ada di depan mata bagi surga kecil ini sehingga perlu kesiapan dan konsisten masyarakat Sintulu agar tetap menjaga toleransi dan nilai-nilai titipan leluhur.
Hal diatas, penting dilakukan agar hubungan sesama tetap terjalin dengan baik, hubungan dengan alam semesta tetap terjaga dan tidak kalah pentingnya menjaga hubungan dengan Sang Pencipta Langit dan Bumi.
Mengapa diatas penulis menyebut Sintulu sebagai Surga Kecil? Karena pengelolaan Sumber Daya Alam masih dilakukan sesuai kebutuhan di tengah kekayaan alam yang melimpah. Masyarakat yang mempunyai kedewasaan dalam beragama sehingga Toleransi di Junjung Tinggi dan di satukan dengan Tradisi-Tradisi Leluhur.
Dewi Aminur merupakan Kelahiran Dusun Sintulu yang kini menempuh Pendidikan di Program Pascasarjana (S2) UIN Datokarama Palu






Komentar