oleh

Polres Palu Tangkap Pelaku Pembusuran di Kampung Nelayan

Celebesta.com – PALU, Pelaku pembusuran terhadap seorang Mahasiswa Universitas Muhamadiyah (Unismuh) Palu berinisial N (21), ditangkap Polisi.

Tim Resmob Polres Palu dan Resmob Polsek Palu Timur mengamankan Pelaku, di Huntara Madani, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Rabu (15/9).

“Penangkapan berawal dari laporan masyarakat, adanya penganiayaan pembusuran, di Kampung Nelayan,” kata Kapolres Palu, AKBP Bayu Indra Wiguno dalam keterangan tertulis yang diterima Celebesta.com, Kamis (16/9/2021).

Bayu mengatakan, menerima laporan tersebut, Satreskrim Polsek Palu Timur berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Palu melakukan penyelidikan. Lalu memerintahkan Tim Tadulako Resmob Palu untuk memback up Polsek Palu Timur sampai terungkap kasus tersebut.

“Dari hasil pengumpulan baket dan olah TKP, pelaku berdomisili di Huntara Madani,” jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Unismuh Palu di Busur OTK

Ia mengatakan, berdasarkan info tersebut, tim langsung bergerak dan melakukan penangkapan. Dari hasil penggeledahan, di rumah pelaku, ditemukan barang bukti berupa ketapel dan mata busur.

“Pelaku lalu dibawa ke Mako Polres untuk diinterogasi, hasil interogasi, pelaku membenarkan pembusuran di Kampung Nelayan tersebut,” sebutnya.

Lebih lanjut, Bayu mengatakan, Pelaku lalu dibawa ke tempat kejadian perkara (TKP), serta dilakukan pra rekontrusksi. Namun, saat pelaku diturunkan dari mobil, pelaku melawan petugas serta berusaha melarikan diri.

“Tim mengetahui hal tersebut, lalu memberikan tembakan peringatan 3 kali, tapi tak diindahkan, tim melakukan penindakan dengan tegas, terukur dan melumpuhkan pelaku,” katanya.

Baca Juga: Nelayan Teluk Palu Keluhkan Lampu Penerangan 

Sementara tersangka BN alias Tan mengaku melakukan pembusuran atas ajakan temannya kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian.

“Temannya mengajak Tan, sebab temannya itu pernah dihadang di Kampung Nelayan oleh orang menjadi korban pembusurannya,” pungkasnya.

Atas perbuatanya, tersangka diancam Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara. Kapolres juga mengimbau, apabila, memiliki masalah baik dari segi ekonomi, maupun pribadi diselesaikan dengan baik-baik.

“Selesaikanlah masalah tersebut, dengan kepala dingin, jangan melakukan hal melanggar hukum, ujungnya akan berurusan dengan pihak kepolisian,” imbaunya. (Jum)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan