Ad Banner

Natan Torae (46) atau Papa Nii merupakan pembuat kerajinan tangan kain kulit kayu (Foto: Arman Seli).

Kain Kulit Kayu dan Keterampilan Orang Behoa di Katu

 |   |  32 Views

POSO – Celebesta.com, Keterampilan terbuat dari kulit kayu yang dianyam rapi oleh Orang Behoa di Katu menjadi kain.

Butuh Keahlian khusus untuk membuat kulit kayu menjadi kain maupun anyaman lainnya karena harus teliti, tidak semua Orang Katu bisa membuatnya hanya ada beberapa orang saja.

Natan Torae (46) atau Papa Nii begitu ia disapa, menurutnya di usia remaja dirinya sudah bisa membuat tenun kain terbuat dari kulit kayu maupun jenis keterampilan lainnya seperti bingka dan lainnya. Keahlian itu ia dapatkan dari ayahnya.

Beberapa hari yang lalu saat ditemui Celebesta.com di Desa Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso ia berharap ada perhatian pemerintah untuk pengembangan usahanya dan pemasaran.

“Semoga Pemerintah Kabupaten Poso bisa membantu untuk mengembangkan usaha ini”, harap Papa Nii.

Ia juga ingin membudayakan keterampilan kain kulit kayu serta Bingka bagi generasi penerus di Katu. “Saya mau ajarkan ini untuk anak-anak disini supaya mereka juga bisa”, lanjut dia.

Menurutnya untuk membuat kain kulit kayu, bingka atau bakul serta memiliki dua parang, masing-masing untuk mengiris rotan dan bambu.

“Kalo parang, saya pake dua karena lain yang di pake ba iris bambu lain juga yang di pake ba iris rotan”, kata dia dengan dialek Behoa.

Begitupun untuk batu asah ia memiliki dua, tujuannya untuk mengasah parang untuk mempermudah pekerjaannya.

“Dua batu asah yang dipake, kalo mengambil kulit kayu, rotan dan bambu di hutan bisa di bawa karena kecil ukurannya”, sambung dia.

Salah seorang warga menunjukan hasil kerajinan tangan kain kulit kayu (Foto: Arman Seli).

Sementara bingka sering digunakan dalam acara resmi, tidak heran jika nikah adat bingka sebagai tempat menyajikan makanan khas.

Selain bingka, Orang Katu juga memiliki keahlian membuat tikar dari pandan hutan.

Tikar lokal ini seringkali dijumpai diacara adat, seperti belum lama ini disalah satu nikah adat menggunakan tikar yang berbahan baku dari alam itu.

Ada juga Kain Kulit Kayu menjadi keterampilan orang Katu. Kain Kulit Kayu digunakan untuk pengikat kepala atau Siga.

Reporter: Arman Seli

Editor: Redaksi

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *