PALU – Celebesta.com, Masyarakat Adat Nggolo secara administratif berada terdaftar sebagai masyarakat Kelurahan Buluri yang kini bermukim di Lingkungan Salena, Kota Palu.
Dengan berbagai keunikan masyarakat adat dan budayanya beberapa hal yang penting untuk diketahui, seperti sistem pengelolaan sumber daya alam dan pengetahuan lokal terkait pandemi Covid-19.
Dalam wawancara eksklusif Celebesta.com dengan Komunitas Pemuda Adat Nggolo (KAPEO) di Lingkungan Salena, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Sabtu (6/6/2020).
Larota, Sekretaris KAPEO mengatakan bahwa sistem pengelolaan sumber daya alam terdiri dari beberapa zonasi. Misalnya hutan (Pangale), ladang/kebun (Tinalu), bekas ladang (Ova), bekas lahan yang dibersihkan tetapi tidak jadi ditanam karena alasan tertentu disebut (Mpakamangi) dan masih banyak istilah-Istilah lain.
Baca juga: https://www.celebesta.com/2020/05/12/aman-kamalisi-dirikan-posko-covid-19-di-salena/
Kemudian, kata Larota, terkait pengetahuan masyarakat adat tentang pandemi Covid-19 bahwa penykit seperti ini dalam cerita orang tua itu juga pernah terjadi.
“Penyakit seperti korona ini juga pernah dialami oleh masyarakat adat, sehingga itu juga yang menjadi pembelajaran di masa lalu”, jelas dia.
Adapun upaya yang sudah pernah dilakukan, lanjut Larota adalah melakukan tolak bala atau Nompaura. (AS)






Komentar