oleh

PD AMAN Bangkep Bagikan Masker

BANGKEP – Celebesta.com, Untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak meluas kedesa-desa, Gugus Tugas Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Daerah Banggai Kepulauan (Bangkep) membagikan masker secara gratis kepada masyarakat adat yang ada di wilayah Kecamatan Bulagi dan Kecamatan Bulagi Selatan.

Kegiatan pembagian masker sebanyak 200 pcs kepada masyarakat yang dilaksanakan baru-baru ini di antaranya di Komunitas Bulagi tepatnya di Desa Alul dan Komunitas Masyarakat Adat Suku Asli Sea-Sea Labotankan di wilayah Bulagi Selatan.

Ketua Pengurus Daerah AMAN Daerah Banggai Kepulauan, Jemianto Maliko mengatakan kegiatan pembagian masker kepada komunitas atau masyarakat adat ini merupakan bentuk peduli kemanusiaan terhadap masyarakat yang terkena dampak penyebaran Virus Corona yang hingga saat ini masih mewabah di Indonesia.

“Pembagian masker kepada komunitas atau masyarakat adat ini merupakan bentuk peduli kemanusiaan terhadap masyarakat yang terkena dampak penyebaran Virus Corona yang hingga saat ini masih mewabah di Indonesia,” kata Jemi.

“Masyarakat adat harus disiapkan terhadap bahaya penyebaran virus  corona yang sangat berbahaya dan sudah memakan korban yang demikian banyak ini,” ungkap Jemi.

Jemianto melanjutkan selain pembagian masker kepada masyarakat, juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya Covid-19 agar masyarakat dengan sungguh-sungguh mempersiapkan diri, keluarga dan seluruh komunitas setempat untuk dapat memulai dengan gaya hidup sehat mengikuti protokoler kesehatan yang dianjurkan Pemerintah.

“Edukasi tentang protokoler kesehatan kepada masyarakat untuk hidup sehat dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan selalu menggunakan masker merupakan hal yang sangat penting dalam mencegah penyebaran Covid-19,” tandas Jemi.

Ditambahkan Jemi disamping mengikuti anjuran pemerintah, masyarakat adat juga harus memproteksi diri dan lingkungan sekitarnya agar tidak terjadi arus keluar masuk kampung secara bebas terutama bagi pendatang baru yang tidak dikenal maupun warga masyarakat yang datang dari zona merah.

Mantan jurnalis ini menjelaskan untuk menjaga kestabilan stok pangan disetiap rumah tangga, masyarakat adat yang ada disetiap komunitas diingatkan untuk tetap melakukan aktivitas berkebun dan tidak melakukan pemborosan terhadap persediaan pangan yang ada karena hingga saat ini bencana wabah Covid-19 belum dapat diprediksikan kapan akan  berakhirnya.

“Kepada masyarakat adat yang ada disetiap komunitas dapat membantu Pemerintah Daerah untuk menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat sehingga dengan kesadaran kolektif seluruh komponen untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam menjaga diri dan keluarga untuk terhindar dari penyebaran wabah COVID-19,” pesan Ketua AMAN Daerah Bangkep. (AS)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan