Celebesta.com – MAMUJU, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah (PUPRD) Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan persiapan pengusulan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut dilakukan melalui keikutsertaan dalam Sosialisasi Aplikasi Usulan P3-TGAI 2027 yang digelar pada Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman teknis perangkat daerah terkait mekanisme pengusulan, verifikasi, hingga pelaksanaan program pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas PUPRD Sulbar diwakili Kepala Bidang Sumber Daya Air (PSDA) bersama sejumlah pejabat fungsional bidang PSDA. Keikutsertaan ini diharapkan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam mengawal proses pengusulan program agar berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat penerima manfaat.
Kepala Dinas PUPRD Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, menegaskan bahwa hasil sosialisasi akan ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis, pendampingan terhadap kelompok petani pemakai air, serta peningkatan kualitas usulan program P3-TGAI untuk tahun anggaran 2027.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur irigasi tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana fisik, tetapi juga harus memperhatikan ketepatan sasaran, kualitas pekerjaan, serta keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaannya.
“Langkah ini diharapkan mampu mendorong pembangunan irigasi yang tepat sasaran, transparan, partisipatif, dan berdampak langsung terhadap peningkatan layanan irigasi serta kesejahteraan petani di Sulawesi Barat,” kata Surya Yuliawan.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan penyelenggaraan P3-TGAI, mulai dari persiapan, perencanaan, pelaksanaan, hingga penyelesaian pekerjaan.
Materi lainnya mencakup penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021, serta pembahasan spesifikasi teknis P3-TGAI sebagai acuan pelaksanaan pekerjaan secara swakelola.
Salah satu aspek penting dalam program ini adalah keterlibatan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), dan Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A). Ketiga kelembagaan tersebut memiliki peran dalam mendorong partisipasi petani, mulai dari pengusulan kegiatan hingga pelaksanaan dan pemeliharaan jaringan irigasi.
Pendekatan partisipatif tersebut diharapkan dapat memastikan pembangunan infrastruktur irigasi sesuai kebutuhan di lapangan, sekaligus menumbuhkan tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan fungsi jaringan irigasi.
Penguatan infrastruktur sumber daya air juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan infrastruktur yang andal, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.
Dengan persiapan pengusulan P3-TGAI Tahun 2027 yang lebih matang, PUPRD Sulbar berharap pembangunan dan peningkatan fungsi jaringan irigasi dapat memberikan kontribusi terhadap produktivitas pertanian, ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan petani di Sulawesi Barat.(*)






Komentar