Celebesta.com – MAMUJU, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melakukan evaluasi peserta Penugasan Khusus Puskesmas (Nusantara Sehat) sebagai bagian dari penguatan pelayanan kesehatan primer dan pemerataan sumber daya manusia kesehatan di daerah. Evaluasi berlangsung pada 30 September hingga 02 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut mengevaluasi 21 peserta penugasan, sekaligus meninjau pelaksanaan tugas, kontribusi peserta di Puskesmas, serta berbagai tantangan selama masa pengabdian. Evaluasi juga membahas dua peserta yang telah menyelesaikan masa penugasan dua tahun hingga 30 September 2026.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa evaluasi menjadi momentum untuk melihat sejauh mana program penugasan memberikan manfaat bagi pelayanan kesehatan masyarakat.
“Evaluasi ini bukan sekadar melihat pelaksanaan tugas, tetapi menjadi ruang untuk mengidentifikasi apa yang sudah berjalan baik, berbagai kendala di lapangan, sekaligus merumuskan perbaikan agar pelayanan kesehatan primer semakin kuat,” ujar dr. Nursyamsi.
DKPPKB Sulbar juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas di Puskesmas. Dari dua peserta yang menyelesaikan masa penugasan dua tahun, satu peserta memutuskan melanjutkan pengabdian mulai 1 Oktober 2026, sementara satu peserta lainnya menyelesaikan masa tugasnya.
Bagi peserta yang mengakhiri penugasan, DKPPKB Sulbar menyampaikan penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Sulawesi Barat. Sementara bagi peserta yang melanjutkan tugas, keputusan tersebut menjadi bagian dari keberlanjutan kontribusi tenaga kesehatan di daerah.
Melalui evaluasi ini, DKPPKB Sulbar mendorong penguatan pembinaan, pendampingan dan koordinasi Program Penugasan Khusus Puskesmas agar pelaksanaannya semakin efektif. Upaya tersebut sejalan dengan arah pembangunan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, melalui penguatan sumber daya manusia dan pelayanan dasar yang berkualitas.(*)






Komentar