Celebesta.com – MAMUJU, Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi untuk membahas kebutuhan pangan sekaligus memperkuat kesiapan pasokan dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Barat. Rapat berlangsung, Senin (21/9/2026), bertempat di ruang rapat Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat.
Rapat tersebut diikuti unsur terkait dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Badan Gizi Nasional (BGN).
Upaya tersebut sejalan dengan Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam mendorong penguatan pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi masyarakat, serta ketahanan pangan yang berkelanjutan. Program MBG menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pemenuhan gizi sekaligus memperkuat sektor pangan daerah.
Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat diwakili Kabid Kerawanan Pangan Dinas Pangan Daerah, Sofiawati Sofyan. Hadir pula Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat Hamdani Hamdi bersama jajaran, serta Koordinator Regional BGN untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Provinsi Sulawesi Barat, Firazh Ahmadillah, bersama jajaran.
Pembahasan rapat difokuskan pada pemutakhiran data kebutuhan pangan MBG, kesiapan produksi, ketersediaan pasokan, serta penguatan koordinasi antarinstansi dalam memenuhi kebutuhan pangan program tersebut.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penguatan hilirisasi pangan agar potensi produksi pangan lokal dapat terhubung dengan kebutuhan MBG secara lebih terencana. Langkah ini diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi produk pangan lokal untuk mendukung pemenuhan kebutuhan program sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor pangan daerah.
Selain itu, dilakukan pemetaan sumber pasokan dan penyelarasan data antara kebutuhan MBG dengan kemampuan produksi daerah. Ketersediaan data yang akurat dinilai penting agar perencanaan kebutuhan pangan dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan berkelanjutan.
Kabid Kerawanan Pangan Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Sofiawati Sofyan mengatakan koordinasi antara Satgas MBG tingkat provinsi dan kabupaten terus diperkuat guna memastikan komunikasi dan perencanaan pemenuhan pangan dapat berjalan efektif.
“Sinergi lintas sektor diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan dan kendala yang mungkin muncul dalam pelaksanaan program di lapangan,” tegasnya.
Melalui penguatan koordinasi tersebut, Program MBG di Sulawesi Barat diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan rantai pasok dan hilirisasi pangan lokal, sehingga memberikan manfaat bagi penerima program sekaligus mendorong produktivitas sektor pangan daerah.(*)






Komentar