Celebesta.com – MAMUJU, Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat menerima audiensi Smart ID (Leading Technology for Knowledge and Education) dalam rangka menjajaki peluang kerja sama untuk mendukung program ketahanan pangan daerah.
Kegiatan tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting yang dipusatkan di Aula Kantor Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (22/6).
Dalam pertemuan secara daring itu, kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi mulai dari pendampingan, penyusunan dokumen perencanaan, penguatan basis data, hingga pengembangan teknologi informasi pendukung program pangan.
Langkah tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, dalam upaya penguatan daya saing daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui tata kelola pembangunan yang terintegrasi. Penguatan sektor pangan dipandang menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung ketahanan daerah, mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat sistem pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Barat.
Audiensi dipandu oleh perwakilan Smart ID, Andika Muutaqin, yang memaparkan berbagai layanan yang dapat mendukung pelaksanaan program pemerintah daerah. Diskusi berlangsung interaktif bersama jajaran Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, di antaranya Kepala Bidang Kerawanan Pangan Sofiawati Sofyan, Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Nugroho Hamid, serta Rosmini.
Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah perkembangan penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) Berbasis Sumber Daya Lokal serta kajian Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Provinsi Sulawesi Barat. Kedua dokumen ini dinilai strategis sebagai dasar perencanaan, pengambilan kebijakan, dan evaluasi pembangunan ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, menyampaikan bahwa kerja sama dan sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan pembangunan ketahanan pangan saat ini.
“Dukungan teknologi, penguatan data, dan dokumen perencanaan yang terukur akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” kata Suyuti.
Melalui audiensi ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat dengan Smart ID guna memperkuat ketahanan pangan dan gizi masyarakat secara berkelanjutan. (*)






Komentar