Celebesta.com – MAMUJU, Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes), Guru dan Tenaga Teknis kabupaten Mamuju menggeruduk Kantor Bupati Mamuju untuk menuntuk agar diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Selasa (16/09/2025).
Massa aksi tiba di halaman kantor Bupati Mamuju sekira pukul 09.30 setelah bergerak dari kantor DPRD Mamuju yang mereka duduki sebelumnya. Kedatangan massa aksi mendapat pengawalan ketat dari Satpol PP Mamuju.
Jumriah sala satu perwakilan aksi dari Nakes dengan cucuran air mata menyampaikan rintihan dihadapan Bupati Mamuju, Ia mengatakan sejak 2006 telah mengabdi sebagai Nakes dan selama 16 tahun mengabdi setiap hari masuk kerja walaupun gaji yang diterima hanya Rp. 100 ribu perbulan, namun tetap ikhlas bekerja.
“Sejak 16 tahun bekerja, kami Nakes setiap hari bekerja walaupun gaji yang kami terima hanya Rp. 100 ribu, nominal yang sangat tidak ada artinya, tapi kami tetap ikhlas bekerja,” ujarnya.
Peran Nakes, lanjut Jumriah sangat besar, disaat covid 19, Nakes yang terdepan bekerja, begitupun ketika ada kegiatan Nakes yang dilibatkan sebagai tenaga medis olehnya itu ia meminta agar semua tenaga Nakes agar diangkat menjadi PPPK Paruh waktu.
Jumriah juga menceritakan nasib yang dialami sebagai tenaga sukarela yang beban kerjanya melebihi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan ketika melakukan kesalahan akan mendapatkan caci maki dari atasan.
“Olehnya itu tolong kami di perjuangkan. Tolong semua Nakes untuk diangkat (PPPK Paruh waktu) kerena mereka betul-betul bekerja, kami tidak mau ada Nakes yang sakit, nanti kami yang merawat orang sakit dan kami telah berjuang dan saatnya kami yang diperjuangkan,” punkas Jumriah. (Und)






Komentar