oleh

Irzan Kembali Nahkodai FPM Dongi-dongi

Celebesta.com-PALU, Kongres merupakan pengambilan keputusan tertinggi dalam sebuah Organisasi. Seperti yang dilakukan oleh Forum Petani Merdeka (FPM) Dongi-dongi. Kongres berlangsung 20-21 Juni 2022 bertempat di Desa Dongi-dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso.

Fauzen G. Kenimpole, Ketua Panitia Pelaksana kepada celebesta.com, Selasa (21/06/2022) mengatakan bahwa Kongres adalah amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sehingga hal itu wajib dilakukan.

“Selain tercantum dalam AD/ART, Kongres ini juga bentuk eksistensi Gerakan Petani di Dongi-dongi,” Kata Zen sapaannya.

Menurutnya hampir 65 persen masyarakat Dongi-dongi berada di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).

“Petani saat ini sedang memperjuangkan wilayah pertanian 7.216 Hektar yang masuk dalam enclave TNLL. Sementara yang di dibebaskan oleh KLHK masih 1.531 Hektar. Hal ini menjadi semangat di kongres untuk memperjuangkan wilayah kelolah,” terangnya.

Kata Dia, Luas kawasan yang menjadi perkampungan Dongi-dongi sekitar 12 Km.

“Terhitung dari KM 72 sampai KM 82,
sekitar seribuan hektar itu masih dianggap kurang dan masih sempit. Penting untuk memperluas wilayah kelolah rakyat”, sambungnya.

Adapun yang terpilih dalam Kongres FPM Dongi-dongi adalah Irzan. Sebagaimana diketahui dirinya merupakan Petahana yang kembali terpilih secara aklamasi di Organisasi Petani tersebut.

Kemudian Oktavianus songgo selaku Ketua Sarekat Hijau Indonesia (SHI) Kabupaten Poso saat dihubungi Via WhatsApp,Rabu (22/06/2022) memberikan ucapan selamat atas terlaksananya Kongres FPM Dongi-dongi.

” Saya mengucapkan selamat atas kongres ke VIII FPM Dongi-dongi terus perkuat organisasi dan bangun ekonomi bersama”,

Oktavianus juga berharap agar pemerintah Propinsi Sulteng dan kabupaten Poso bisa mempercepat pengakuan desa Dongi-dongi sebagai desa definitif.

“SHI Poso mengucapkan selamat atas terpiliah kembali Ketua FPM Dongi-dongi dalam Kongres tersebut,” (AS)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan