oleh

Mahasiswa se-Kota Palu Kepung Kantor DPRD Sulteng, Ada Apa?

Celebesta.com — PALU, Aliansi Mahasiswa mengepung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah di Jalan Samratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa (15/2/2022).

Sebelumnya, (14/2) kemarin-red Aliansi Rakyat Bersatu melakukan unjuk rasa di depan Polda Sulteng, Kantor Gubernur Sulteng, dan Komnas HAM Sulteng.

Kini giliran aliansi mahasiswa mengepung kantor DPRD Sulteng dengan membawa tuntutan mendesak DPRD untuk mengawal kasus pelanggaran HAM di Kasimbar, Parigi Moutong.

Sesampainya di titik aksi, Aliansi Mahasiswa langsung melakukan orasi tepat di depan pagar Kantor DPRD Sulawesi Tengah.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan (Korlap), Rifaldi mengatakan, menuntut keras DPRD Provinsi agar mengusut tuntas penembakan warga Desa Tada.

“Kedatangan kami disini jelas, kami meminta anggota DPRD keluar berdialog dengan kami,” ungkap Rifaldi dalam orasinya.

Selain itu, ia meminta agar massa aksi merapatkan barisannya untuk menyuarakan aspirasinya.

Sementara itu mahasiswa perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Riswanto menyuarakan aspirasinya, ia mengatakan, ada 3 tuntutan yang akan kita sampaikan.

“Yang pertama mendesak pihak kepolisian agar mengusut tuntas pelaku penembakan yang diduga bukan dari oknum kepolisian, kemudian yang kedua, meminta agar anggota DPRD mencabut IUP PT. Trio Kencana, dan yang terkahir menjamin keamanan sodara-sodara kita yang ada di Kasimbar,” ungkapnya dengan tegas.

Hingga berita ini diterbitkan pihak DPRD Provinsi Sulawesi Tengah belum keluar menemui Massa aksi. (Jum)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan