oleh

Curhatan Tukang Becak : Kehadiran Ojol Pendapatan Jadi Merosot

Celebesta.com – PALU, Sejak adanya Ojek Online (Ojol), pendapatan tukang becak merosot drastis di tambah lagi dengan masa pandemi Covid-19.

Hal itu di keluhkan Tukang Becak Andi Sihano (52) yang sering mangkal di kawasan Pasar Inpres, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Andi Sihano berprofesi sebagai Tukang Becak sejak 25 Tahun yang lalu, ia mengatakan sejak kehadiran Ojol, pendapatanya menurun sebab sekarang orang lebih senang naik motor.

“Sebelum adanya Ojol biasa dalam satu hari saya dapat Rp 150 ribu tetapi setelah muncul Ojol paling satu hari dapatnya Rp 70 ribu,” ungkap Andi Sihano kepada media Celebesta.com (12/1/2022).

Terlebih lagi semenjak covid-19 menambah pendapatanya semakin merosot karena semua aktivitas di
luar rumah di batasi.

Maka dari itu, dengan pendapatan Rp 70 ribu perhari ia harus memutar otak agar uang tersebut cukup untuk menghidupi istri dan anaknya.

“Anak saya ada 3 orang, dengan pendapatan Rp 70 ribu perhari, kita juga harus pintar-pintar kelola keuangan supaya cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Andi.

Selain itu, ia juga mengatakan, tidak punya pekerjaan sampingan, untuk bertahan hidup ia hanya berharap dengan pekerjaanya sebagai tukang becak.

Ia menjelaskan untuk tarif bejak, itu tidak menentu, terkadang ia menemukan orang baik dan memberinya uang lebih.

“Biasa kan perjanjian sebelum berangkat ke tujuan Rp 10 ribu, tapi setelah sampai di tempat tujuan orang itu kadang kasihan lihat kita makanya dia kase lebih,” jelasnya. (Jum/Und)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan