Celebesta.com, MAMUJU TENGAH – Jalan ruas penghubung Tobadak – Benteng, di Kambicci, Mamuju Tengah, di bangun dengan anggaran yang di ambil dari pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) salah satu anak perusahaan BUMN, dari tempat ambles sepanjang 15 meter, seluas setengah bahu jalan.
Amblesnya bahu jalan pada ruas penghubung Tobadak – Benteng ini, menjadi kekuatiran sejumlah pengendara yang melintas di ruas itu, karena penurunan di titik ambles saat ini, sudah mencapai 18 centimeter, sehingga terjadi penyempitan penggunaan ruas jalan.
Kepada Celebesta.com, salah seorang pengendara roda dua, warga TSM Tobadak, Mahmud, mengungkapkan jika ruas itu tak mendapatkan penanganan segera, bisa berakibat fatal bagi pengguna jalan, karena ruas yang ambles tepat di ujung turunan dari arah Benteng.
Katanya, kalau orang yang baru melintas ke arah Tobadak, dalam kecepatan tinggi, bisa beresiko terjungkal tiba tiba, sebab yang ambles itu ujung turunan dari arah Benteng.
“Apalagi kalau malam, sebab di area itu cukup gelap gulita, orang yang tak mengenal kondisi ruas sedang ambles, bisa terjungkal bersama kendaraannya, dan itu ngeri,” kata Mahmud.
Pengguna jalan lain juga menyampaikan kekuatirannya, seperti Dahlan, salah seorang sopir truk pemuat Tandan Buah Segar (TBS), ia menuturkan, sejak empat bulan lalu, jalan itu terlihat ambles, namun sampai saat ini belum tertangani.
“Kami tentu sangat kuatir melintas, terlebih kalau kami dari arah Benteng menuju Tobadak dan memuat TBS, takutnya kalau kami tepat di atas bahu jalan yang ambles, terjadi hal yang tak diinginkan, maka tentu kami akan terjungkal masuk sungai yang tepat berada di sisi jalan yang ambles,” keluh Dahlan.
Karenanya, kepada pemerintah kabupaten Mamuju Tengah, ia berharap, segera ada penanganan, demi menghindari bahaya bagi pengguna jalan di bahu jalan yang ambles.
“Jika tak terngani segera, bisa lebih fatal kondisi ambles di wilayah tersebut,” harap Dahlan.
Terpisah, melalui gawainya, saat di konfirmasi, Kamis (4/11/21), Plt. Kepala Dinas PUPR Mamuju Tengah, M Yahya Saleh, menyampaikan kesulitan melakukan penanganan pada bahu jalan yang ambles di ruas Tobadak – Benteng, karena saat ini tak ada anggaran untuk kegiatan penangan jalan yang ambles.
“Untuk itu, kami hanya akan segera melakukan pembenahan saluran air di sisi bahu jalan, untuk memanilisir pengikisan air, yang mengakibatkan terjadinya ruang di bawah bahu jalan” sebut Yahya via pesan What’sApp ke www.celebesta.com. (Idzam Anjasmara/Und)






Komentar