oleh

Satgas Ancam Sanksi Pemdes di Mateng yang Tak Ayomi Warga Terpapar Covid

Celebesta.com – MATENG, Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mengancam akan memberi sanksi kepada seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) di Mateng yang tak mengayomi warganya saat terpapar virus Covid-19.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa satu keluarga di salah satu Desa di Mateng diminta oleh Pemdes setempat untuk tidak kembali ke rumah mereka karena diketahui telah memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Satgas Covid-19 Kabupaten Mateng, Awaluddin mengatakan, Pemdes seharusnya mengayomi masyarakat yang terpapar virus Covid-19, bahkan harus menyediakan tempat isolasi sesuai dengan instruksi dari Pusat.

“Konsekuensi jika Pemdes masih bersikap seperti ini, tentunya Tim Satgas akan memberikan sanksi kepada Pemerintah Desa yang tidak mengayomi masyarakatnya,” tegas Awaluddin saat meninjau proses pemakaman pasien terpapar Covid-19 di Desa Kuo, Sabtu (31/7/2021) siang.

Sebelumnya ia menuturkan, kini wilayah Mateng kembali menjadi daerah rawan Covid-19 karena sudah memasuki level 2 menjelang level 3 mengenai tingkat penyebaran Covid-19.

“Bahkan, di tingkat kematian kondisi saat ini justru kita sudah masuk level 3. Mulai dari kemarin sampai malam kita terus melakukan penguburan, paginya jam 5 subuh mendapatkan laporan 2 lagi warga yang meninggal,” terang dia.

Awaluddin juga mengungkapkan, angka kematian Covid-19 akan semakin tinggi jika semua elemen tak bisa mengantisipasi dan mulai abai akan protokoler kesehatan. Namun, mengenai penyebaran virus varian baru, Tim Satgas belum dapat memastikan.

“Kami belum bisa mengambil kesimpulan mengenai varian baru (Delta) apakah memasuki wilayah Mamuju Tengah, karena belum ada yang bisa dibuktikan,” ungkap dia.

Tim Satgas kemudian menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Mamuju Tengah agar lebih patuh protokol kesehatan sebagai langkah antisipasi dan tidak murah terprovokasi berita hoaks. (ISN)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan