oleh

Polres Donggala Lakukan Tindakan Persuasif ke Demonstran di Marana

Celebesta.com – DONGGALA, Anggota Polres Donggala, Polsek Sindue dan dibantu Direktorat Sabhara, Brimob Polda Sulteng dan unsur TNI mendatangi demonstran di Desa Marana, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala.

Pasalnya, hampir lima jam ruas jalan Trans Palu-Pantai Barat diblokade ratusan massa aksi. Adapun yang menjadi tuntutan pengunjuk rasa agar Bupati Kasman Lassa mundur dari jabatannya.

Wakapolres Donggala, Kompol Gede Suara, S.H, kepada media ini mengatakan, pihaknya tetap melakukan tindakan-tindakan persuasif.

“Kita menghimbau dan mengajak masyarakat tetap menyampaikan aspirasinya secara profesional dan prosedural jangan sampai mengganggu ketertiban umum,” kata Wakapolres, Senin (28/6/2021) di Desa Marana, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala.

“Kurang lebih dua menit, saya menyampaikan dan mengajak mereka untuk tertib agar tetap menjaga ketertiban umum. Kita apresiasi mereka menyampaikan pendapat pada tempatnya, harus di kantor Desa atau Kantor Bupati,” terang Gede.

Wakapolres Donggala juga mengatakan bahwa yang akan dilakukan oleh pihaknya mempertemukan Pemerintah Desa Marana dan Pemerintah Kabupaten Donggala.

Lanjut Wakapolres, tindak lanjutnya tentu ada, kami kepolisian hanya sebagai mediator. Nanti keputusan kembali ke Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa.

“Pesan saya kepada Pak Kepala Desa Marana tetap mengajak warganya untuk tertib karena menyampaikan aspirasi adalah kemerdekaan setiap orang,” himbau Wakapolres.

Terkait dengan adanya tuntutan dugaan korupsi, Wakapolres Donggala mengatakan akan ada proses penyelidikan.

Wakapolres Donggala menegaskan, sepanjang itu masih dugaan, kami tidak bisa melakukan tindakan secara hukum tetapi kami akan melakukan penyelidikan.

“Jika mempunyai bukti yang kuat maka kami akan laporkan kepada pimpinan di atas untuk mengambil keputusan,” tegasnya. (AS)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan