Celebesta.com – DONGGALA, Akibat tidak terealisasinya bantuan stimulan pasca bencana 2018 silam, ribuan penyintas yang tergabung dalam Serikat Loli Raya Mosiromu melakukan blokade jalan di ruas Palu-Donggala terjadi puluhan kilo meter.
Wiwin, Koordinator Lapangan (Korlap) di sela-sela unjuk rasa kepada Celebesta.com, Kamis (25/3/2021) di Desa Loli Pesua, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, mengatakan bahwa Pasca Gempa dan Tsunami, Presiden Jokowi Mendatangi Kabupaten Donggala 2018 yang lalu.
“Jokowi datang di sini dan menjelaskan bahwa rusak ringan, rusak sedang dan tidak berat akan mendapatkan danan stimulan sesuai kriteria,” ungkap Wiwin.
Lebih Lanjut, Wiwin mengatakan hingga saat ini orang nomor satu di ibu Pertiwi itu justru memberikan harapan yang tak kunjung direalisasikan.
“Jokowi pernah sampaikan ke kami, akan mencairkan dana stimulan tetapi hingga saat ini tidak kunjung direalisasikan,” ujar dia.
Penyintas berharap dan mendesak Presiden Joko Widodo untuk merealisasikan apa yang telah dijanjikan kepada korban gempa dan tsunami 2018 silam.
“Melalui kesempatan ini kami yang tergabung dalam Serikat (Loli Raya Mosiromu) ini mendesak Presiden untuk merealisasikan apa yang pernah disampaikan,” harap dia.
Sementara itu, berdasarkan pantauan media ini di lapangan kemacetan terjadi di sekitar Desa Loli Oge, Loli Saluran, Loli Pesua, Loli Tasiburi, dan Loli Dondo.
Terpantau pula sejumlah aparat TNI-Polri dan Petinggi Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Donggala sedang melakukan negosiasi dengan massa aksi.
Reporter: Arman Seli






Komentar