Celebesta.com – MAMUJU, Menindaklanjuti arahan gerak cepat di seratus hari kerja kepemimpinan Bupati Mamuju, Hj. Sutinah Suhardi dan Wakil Bupati, Ado Mas’ud yang tertuang dalam salah satu visi-misi pemerintah daerah berupa target mewujudkan kota KEREN yang hijau, bersih ramah dan bebas banjir.
Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran mulai bergerak cepat, salah satunya dengan melaksanakan operasi penertiban hewan ternak yang sangat sering dikeluhkan warga.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Mamuju, Muhlis mengaku operasi penertiban yang melibatkan sekira lima puluh personil akan menyasar wilayah Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.
“Dalam operasi pertama yang dilakukan terdapat satu ekor hewan ternak yang diamankan ke Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan untuk selanjutnya menunggu konfirmasi dari pemilik ternak tersebut,” kata Muhlis melalui keterangan persnya, Rabu (17/3/2021).
Muhlis menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 34 Tahun 2018 tentang Penertiban Hewan Ternak, biaya penangkapan, pemeliharaan dan tebusan, diterangkan spesifikasi beban biaya dalam perkara ini, yaitu ternak besar dan ternak kecil.
Ternak besar, biaya penangkapan sebesar Rp. 150.000 dengan rincian, biaya tebusa Rp.25.000, biaya operasional Rp.100.000, dan biaya administrasi Rp.25.000. Kemudian biaya pemeliharaan sebesar Rp. 450.000 dengan rincian, biaya pakan sehari Rp. 100.000 perhari, biaya sarana sehari Rp. 200.000 perhari, dan biaya kesehatan sehari Rp. 150.000 perhari.
Sementara ternak kecil, biaya penangkapan sebesar Rp.75.000 dengan rincian, biaya tebusan Rp. 10.000, biaya oprasional Rp. 50.000, dan biaya administrasi Rp. 15.000. Biaya pemeliharaan sebesar Rp. 275.000 dengan rincian, biaya pakan Rp. 100.000 perhari, biaya sarana Rp. 100.000 perhari, dan biaya kesehatan Rp. 75.000 perhari.
Menutup penjelasannya, Muhlis berharap dukungan dari pemerintah tingkat kecamatan dan lurah melalui pelibatan masyarakat, utamanya dalam memberikan edukasi agar semua dapat secara mandiri melakukan penertiban hewan ternak mereka sehingga tidak mengganggu ketertiban umum.
“Target pemerintah mewujudkan Mamuju KEREN tentu akan sangat bergantung pada kerjasama dan dukungan dari semua unsur masyarakat,” tutupnya. (Ardi)







Komentar