Celebesta.com – MAMUJU, Pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju periode 2021-2026, Jumat (2602/2021), Hj Sitti Sutinah Suhardi dan Ado Mas’ud, langsung tancap gas, sebab tidak ada seribu langkah tanpa satu langkah pertama.
Upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mamuju dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulawesi Barat secara hybrid virtual. Dalam prosesi itu, Sitti Sutinah dan Ado Mas’ud mengucapkan sumpah jabatan dipimpin Gubernur Ali Baal Masdar.
“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mamuju dengan sebaik-baiknya, dan seadil-adilnya,” ucap Tina dan Ado.
Seusai acara penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sulbar, Tina dan Ado menuju Rujab Bupati Sapota untuk mengikuti acara ramah tamah.
Acara dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Sebelum masuk ke area Sapota, setiap tamu diwajibkan mengukur suhu tubuh, mencuci tangan, dan mengenakan masker. Selain itu, pihak panitia juga menempatkan hand sanitizer di beberapa titik.
Disambut tarian adat Mamuju, pukul 16.56 WITA, Bupati dan Wakil Bupati Mamuju menginjakkan kaki di Sapota. Turut meramaikan acara ini, anggota DPR RI Komisi IV Dr. H. Suhardi Duka yang juga merupakan mantan Bupati Mamuju dan ayah dari Sutinah, Kapolresta Mamuju, kemudian pasangan pemenang Pilkada Kabupaten Majene, Andi Syukri Tammalele-Arismunandar (AST-Aris).
Dalam sambutannya, Bupati Mmauju bercerita tentang sebuah kisah unik, kilas balik ke tahun 2015, ia pernah meminta PIN Korpri sang ayah yang saat itu baru saja selesai menjabat Bupati Mamuju.
Enam tahun berlalu, dirinya kemudian berada dikedudukan yang sama, sebagai Bupati Mamuju. Cerita tersebut disambut tepuk tangan meriah oleh segenap tamu undangan.
Lebih lanjut, Sutinah menyatakan optimis Mamuju bisa bangkit pasca gempa serta menghadapi pandemi, dengan catatan Forkopimda, jajaran pemerintah, dan masyarakat dapat menyatukan hati dalam membangun daerah.
Dalam dialog dengan wartawan, Sitti Sutinah dan Ado Mas’ud membahas beragam hal, antara lain tentang komitmen penanganan dan mitigasi bencana, penyaluran santunan Kemensos, juga kemungkinan evaluasi pembangunan Manakarra Tower.
“Kita akan kaji azas manfaatnya dulu, kita prioritaskan mana kebutuhan masyarakat yang lebih penting dan mendesak,” pungkas Sutinah. (Ard)






Komentar