oleh

Kades Lembantongoa : Warga Mengungsi Tinggalkan TKP

celebesta.com – Sigi, Pembunuhan yang terjadi di desa Lembantongoa membuat sejumlah warga di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengungsi ke daerah lain yang masih berada dalam wilayah administrasi desa Lembantongoa seperti di dusun Tokilemo.

“warga yang terbakar rumahnya kini sudah mengungsi didesa induk yaitu Desa Lembantongoa dan Tokilemo,” kata Deki Kepala Desa Lembantongoa.

Deki mengatakan jumlah warga yang tercatat bermukim di Trans Levonu 150 kepala keluarga, namun tidak semuanya tinggal di wilayah itu, karena sebagian mencari kerja di tempat lain.

“Kalau yang masuk ada sekitar 150 Kepala Keluarga diwilayah itu, tetapi tidak semua tinggal di tempat itu. Hanya sekitar 10 Kepala keluarga yang tinggal ditempat itu, karena sebagian ada keluar mencari ditempat lain (Bekerja),” tuturnya.

Deki menambahkan peristiwa ini berawal dari salah satu korban Naka menerima tamu yang tidak dikenal, dan saat itu berpikir orang tersebut adalah petugas.

“Awal peristiwa itu terjadi, salah satu korban yang bernama Naka menerima orang yang bertamu itu sekitar 08:00 Wita karena dia pikir petugas ternyata bukan,” bebernya.

Selain Naka yang menjadi korban pembunuhan, 3 orang lain juga menjadi korban yaitu Yasa, Pinu, dan Pedi .

“Empat orang korban, Pak Yasa dan anak mantunya Pinu, Kemudian Pak Naka dan dia punya anak bernama Pedi masih bujang,” jelas Deki

selain melakukan pembunuhan, para pelaku juga melakukan pembakaran rumah warga. Ada tujuh rumah terbakar, empat rumah yang rata dengan tanah dan tiga rumah rusak ringan. (Arm/Raf)

 

 

 

 

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan