PALU – Celebesta.com, Akhir-akhir ini penjual bunga lagi marak di Kota Palu, seperti terlihat di Pasar Tradisional Inpres Manonda setiap hari Jum’at.
Selain di pasar Tradisional, penjualan online menjadi trend saat ini. Sehingga bunga Monstera viral di media sosial
Hal itu mendapat tanggapan serius dari Juli seorang Aktivis Perempuan yang selalu memperjuangkan hak-hak perempuan.
Menurut Juli dampak penyebutan “Janda Bolong” ke perempuan selain diskriminatif juga merendahkan status perempuan Kepala Keluarga.
“Dampaknya perempuan Kepala Keluarga dalam kondisi seperti ini menjadi korban candaan bahkan Bullying yang akan menjauhkan mereka dari ruang-ruang sosialnya”, jelas dia kepada Celebesta.com, Sabtu (07/11/2020).
Sebaiknya kata Juli, penyebutannya harus lebih manusiawi. “Perempuan kepala keluarga, single mom atau single parent”, ungkap dia.
“Penyebutan janda terkesan tidak berperspektif perempuan, karena stigmanya negatif”, pungkas dia.
Reporter: Arman Seli






Komentar