Ad Banner

Miftahul Afdal (tengah) merupakan wakil Ketua Umum PB LS-ADI (Foto: FB Riwin Najmuddin).

PB LS-ADI Sebut Omnibus Law Karpet Merah Bagi Investor

 |   |  59 Views

PALU – Celebesta.com, Gelombang protes mengkritisi Omnibus Law akhir-akhir ini menjadi isu hangat diberbagai media sosial seperti cetak aupun media online.

Sementara itu, Miftahul Afdal selaku Wakil Ketua Umum, Pengurus Besar Lingkar Studi dan Demokrasi Indonesia (PB LS-ADI) dalam rilisnya kepada Celebesta.com, Minggu (18/10/2020) mengatakan bahwa Omnibus Law UU Cipta Kerja harus digagalkan karena kata dia justru menguntungkan pemodal besar.

“Omnibus Law harus digagalkan, mengapa demikian, perlu kita cermati bersama bahwa Omnibus Law ini sudah jelas merupakan karpet merah bagi para investor yang belum tentu akan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia”, tulis dia.

“Sebagaimana diketahui, tidak sedikit perusahaan yang ada di Indonesia lebih banyak memberikan pekerjaan terhadap tenaga kerja asing. Disamping itu, belum lagi dampak Omnibus Law terhadap kerusakan lingkungan ini jelas kegiatan ekstraktif yang dilakukan investor akan semakin masif”, lanjut dia.

Afdal sapaan akrabnya juga mengatakan Omnibus Law UU Cipta Kerja memungkinkan ada eksploitasi  lingkungan  secara besar-besaran.

“Bukan tidak mungkin akan terjadi ekploitasi besar-besaran nantinya. Bukan itu saja, dalam pembahasan Omnibus Law banyak menuai kontroversi, tidak sedikit dari anggota DPR RI yang mengaku belum mendapatkan draf Omnibus Law, baik dalam pembahasan tingkat 1 sampai pembahasan tingkat 2 dalam Paripurna”, beber dia.

Bahkan menurut Afdal sampai saat ini draf finalnya pun masih simpang-siur, ada yang 812 halaman dan ada juga berjumlah 905 halaman yang diketok dalam paripurna beberapa pekan lalu. Ini jelas semakin tidak ada kejelasan terhadap untungnya Omnibus Law kepada masyarakat Indonesia.

“Maka seharusnya Omnibus Law hari ini perlu digagalkan dan dikaji lebih mendalam lagi, karena saya meyakini semua Anggota DPR RI itu belum tentu membaca dan memahami Omnibus Law secara tuntas”, pungkas alumni Universitas Tadulako itu.

Sumber: Miftahul Afdal/Wakil Ketua Umum PB LS-ADI

Editor: Arman Seli

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *