oleh

Ibrahim A. Hafid: Bantuan Sembako Bagian Dari Perhatian Partai Kepada Struktur Pengurus di Situasi Covid-19

PALU – Celebesta.com, Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Ibrahim A. Hafid, menyebutkan bantuan sembako bagian dari perhatian partai kepada struktur pengurus di situasi virus corona diseases (Covid-19).

“Bantuan itu digelontorkan oleh H. Ahmad M. Ali bersama Nilam Sari Lawira dari Partai NasDem,” sebut Ketua Fraksi Partai Nasdem Ibrahim A. Hafid, kepada Celebesta.com, Sabtu (02/05/2020).

Disamping itu juga, kata Ibrahim Partai Nasdem memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas medis se-Sulawesi Tengah.

Menurut dia, petugas medis harus bisa dijamin kondisi kesehatannya dan juga bisa terlindungi, sebab sudah banyak korban dari petugas medis, hal itu menjadi perhatian dari Partai Nasdem.

“Partai Nasdem memprioritaskan untuk membantu petugas medis dan dibeberapa titik yang masuk dalam zona tertentu dalam situasi Covid-19 Partai Nasdem sudah menyalurkan membantu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ibrahim menegaskan, selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah, kiranya Pemerintah bisa memberikan jaminan terhadap masyarakat dalam situasi stay at home.

“Jaminan kepada masyarakat yang penghasilannya merosot bahkan ada juga yang penghasilannya hilang akibat Covid-19,” tegasnya.

“Ada beberapa skema bantuan yang bisa dilakukan Pemerintah dan ini semua harus dikencangkan, kemudian dialokasikan anggaran yang lebih besar dalam penanganan Covid-19 ini, agar masyarakat juga bisa terlindungi dari segi konsumsi dan ekonomi,” pungkasnya.

Selain itu, kata Ibrahim, Pemerintah harus membantu untuk mendorong dan memastikan ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19 ini.

Ia juga berharap, masyarakat pun jangan hanya berdiam diri, tetap juga bagaimana untuk membangun dan memperkokoh ketahanan pangan, yang harus dipastikan pula, agar masyarakat bertani seperti biasanya.

“Petani harus menghindari kerumunan, jangan sampai berkumpul, petani tetap bekerja di kebun masing-masing dengan tetap menjaga kesehatan tubuh,” ucapnya.

Masyarakat juga perlu diajak untuk membangun ketahanan pangan, baik itu beras maupun non beras, misalnya pisang, ubi-ubian dan segala macam agar bisa digalakkan, jangan sampai petani juga tidak sampai pergi ke kebunnya,” tutup Ibrahim. (MLD)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan