SIGI – Celebesta.com, Korban yang bernama Hengki, atau biasa di panggil Engky, hanyut terseret banjir di sungai Miu, saat melakukan penyebrangan ke kebun sekitar jam 09:30, Rabu, (26/4/2020).
Mengambil hasil panennya yaitu saguer (tule) yang beliau olah menjadi gula aren, ia juga sebelum pergi, minta pamit dengan istri dan anak-anaknya, mengambil hasil panennya itu untuk mau dibelikan beras,
“Setelah beberapa jam kemudian warga melapor sama kades Tuva, setelah 1 jam kemudian warga bersama Tim Basarnas mencari korban tersebut, namun sampai hari ini”, Senin (27/4/2020) belum juga ditemukan”, ungkap Netu merupakan ayah korban.

Warga desa Tuva di pegunungan Kondo adalah warga dampingan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, (AMAN) Sulteng, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi.
Netu juga menyampaikan kepada Tim Basarnas segera dipercepatkan melakukan pencarian, agar anaknya cepat di temukan.
Penulis: Larota
Pegiat Masyarakat Adat.






Komentar