PALU – Celebesta.com, Masa Peneriman Kader Baru (MAPEKABA) Ke-14, Pengurs Daerah Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI) Kota Palu yang digelar pada 23-25 Agustus 2019.
Simon Wakminen, mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) asal Papua saat ditemui di Sekretariat LS-ADI, Jalan Diponegoro, Kota Palu (25/082019) mengatakan alasan dirinya mengikuti Mapekaba PD. LS-ADI Kota Palu adalah karena ingin belajar berorganisasi dan juga bersosialisasi dengan teman-teman yang ada di Kota Palu.
“Ingin belajar berorganisasi dan juga bersosialisasi dengan teman-teman yang ada di Kota Palu,” kata Simon Wakminen.
Dirinya yang menjadi mahasiswa baru di Untad itu menuturkan bahwa ia ingin bergaul dengan siapa saja baik di kampus maupun di luar kampus. Selama pergaulan itu tidak berdampak buruk dan mengganggu proses perkuliahan.
“Memilih LS-ADI Palu sebagai wadah untuk berproses. Karena organisasi ini mengusung sebuah pemikiran yang demokratis antirasis dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM)”, jelasnya.
Sementara itu, Arman Seli, Ketua PD. LS-ADI Kota Palu mengatakan bahwa MAPEKABA sudah menjadi rutinitas lembaga yang ia pimpin.
“Masuknya Simon di LS-ADI adalah pembelajaran penting bagi kita semua dan tidak membedakan satu sama lain”, tutur Ketua PD. LS-ADI Kota Palu.
Mengahiri pembicaraannya, Arman mengatakan bahwa sebagai organisasi yang menjunjung tinggi demokrasi bahwa dirinya perihatin dengan tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.
“Hal itu harus kita cegah dan jangan sampai terjadi di kota Palu dan Sulawesi Tengah Pada umumnya”, tutupnya. (LP)






Komentar