oleh

Sehari, UPTD Pelayanan Pajak Polman Berhasil Raup Rp51 Juta

Celebesta.com – POLMAN, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Pelayanan Pajak Polewali Mandar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui rangkaian kegiatan pelayanan Samsat Keliling, sosialisasi kepatuhan pajak, pembayaran Pajak Alat Berat, hingga penagihan Pajak Air Permukaan, UPTD berhasil membukukan penerimaan Rp51.073.400 dalam satu hari, Senin (13/7/2026).

Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepatuhan pajak sekaligus pelayanan Samsat Keliling di Kecamatan Bulo, yang melayani 13 unit kendaraan dengan realisasi penerimaan sebesar Rp11.156.500. Selanjutnya, pelayanan Samsat Keliling di Kecamatan Wonomulyo berhasil melayani 55 unit kendaraan dengan penerimaan Rp22.100.600. Di hari yang sama, pelayanan juga dilakukan di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Polewali Mandar, yang melayani 21 unit kendaraan dengan penerimaan sebesar Rp11.116.300.

Selain pelayanan kendaraan bermotor, UPTD Pelayanan Pajak Polewali Mandar juga menerima pembayaran Pajak Alat Berat dari CV. Nirakuring sebesar Rp6.700.000 serta melaksanakan penagihan Pajak Air Permukaan kepada PT. Kencana Hijau Bina Lestari sebagai bagian dari upaya intensifikasi penerimaan pajak daerah.

Kepala UPTD Pelayanan Pajak Polewali Mandar, Sarifah Husni, mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan Samsat Keliling menunjukkan meningkatnya kesadaran wajib pajak terhadap pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor.

“Kami terus menghadirkan pelayanan yang mudah diakses masyarakat melalui Samsat Keliling, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya kepatuhan pajak. Selain pelayanan kendaraan bermotor, kami juga aktif melakukan pendataan, penagihan, dan pengawasan terhadap objek pajak lainnya agar seluruh potensi penerimaan daerah dapat tergali secara optimal. Ke depan, kami akan terus memperluas jangkauan pelayanan dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata Sarifah Husni.

Menurutnya, pendekatan langsung ke kecamatan, desa, dan pusat pelayanan publik merupakan strategi efektif untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan realisasi penerimaan daerah.

Di tempat terpisah, Kepala Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, Abd. Wahab Hasan Sulur, mengatakan bahwa optimalisasi pendapatan daerah tidak hanya dilakukan melalui pelayanan pembayaran pajak kendaraan, tetapi juga dengan memperluas edukasi kepada masyarakat serta mengoptimalkan seluruh potensi pajak daerah.

“Bapenda Sulawesi Barat terus mengedepankan strategi jemput bola melalui pelayanan Samsat Keliling yang dipadukan dengan sosialisasi kepatuhan pajak. Di sisi lain, kami juga terus mengoptimalkan potensi penerimaan dari Pajak Alat Berat maupun Pajak Air Permukaan. Sinergi seluruh sektor ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah guna mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Abd. Wahab.

Ia menambahkan, keberhasilan optimalisasi pendapatan sangat ditentukan oleh kesadaran masyarakat dan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu.

Melalui berbagai inovasi pelayanan tersebut, Bapenda Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, cepat, dan akuntabel. Langkah ini sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kapasitas fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah menuju Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.(*)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan