Celebesta.com – MAMUJU, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong transformasi layanan kesehatan melalui penguatan pelayanan primer yang mudah diakses, cepat, dan berkualitas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan Klinik Pratama Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang kini menghadirkan sistem pelayanan kesehatan terintegrasi dan berbasis digital bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat di lingkungan Kantor Gubernur Sulawesi Barat.
Inovasi ini sejalan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menempatkan peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesehatan masyarakat sebagai prioritas pembangunan daerah.
Melalui sistem pendaftaran daring (online), pegawai kini dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah tanpa harus mengantre panjang. Pendaftaran dapat dilakukan langsung dari ruang kerja sehingga pelayanan menjadi lebih efektif, efisien, dan tertata.
Setelah melakukan pendaftaran, pasien akan menjalani pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah sewaktu sebagai bagian dari upaya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Pasien selanjutnya mendapatkan layanan konsultasi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, penegakan diagnosis, edukasi kesehatan, hingga pemberian terapi sesuai kebutuhan medis. Selain layanan kesehatan umum, Klinik Pratama juga menyediakan pelayanan kesehatan gigi guna mendukung kesehatan mulut dan gigi pegawai secara menyeluruh.
Keunggulan lainnya adalah adanya layanan farmasi yang terintegrasi. Setiap pasien yang menerima obat akan mendapatkan edukasi langsung dari apoteker terkait aturan penggunaan obat, dosis, waktu konsumsi, potensi efek samping, serta cara penyimpanan obat yang benar.
Dalam keterangannya, Sabtu 13 Juni 2026, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa transformasi layanan kesehatan harus mampu memberikan kemudahan akses sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Transformasi layanan kesehatan bukan hanya tentang digitalisasi, tetapi bagaimana menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Klinik Pratama Kantor Gubernur menjadi salah satu contoh penguatan layanan kesehatan primer yang mendukung produktivitas ASN dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan,” ujar dr. Nursyamsi.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan yang berkualitas harus didukung oleh sistem yang efisien, tenaga kesehatan yang profesional, serta edukasi kesehatan yang berkelanjutan.
Melalui penguatan layanan terintegrasi ini, Klinik Pratama Kantor Gubernur Sulawesi Barat diharapkan mampu menjadi model pelayanan kesehatan primer yang modern, responsif, dan berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta mendukung terwujudnya ASN yang lebih sehat, produktif, dan berkinerja tinggi. (*)







Komentar