Celebesta.com – MAMUJU, Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan silaturahmi dengan Gubernur Sulbar Suhardi Duka pada Rabu, pukul 15.00 WITA, bertempat di Kantor Gubernur Sulbar.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri Aras, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya. Turut hadir dalam rombongan, Sekretaris DPRD Sulbar, Arianto.
Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, hangat, dan penuh canda, namun tetap produktif dalam membahas berbagai hal strategis. Silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara DPRD sebagai unsur legislatif dan Pemerintah Provinsi Sulbar sebagai pihak eksekutif.
Dalam dialog tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, khususnya di tingkat pemerintah daerah Sulbar, dalam mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah pusat, termasuk agenda Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo–Gibran melalui program Asta Cita.
Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras, menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan program pusat dapat berjalan optimal di daerah.
“DPRD bersama pemerintah provinsi harus saling mendukung, baik dalam penganggaran, pengawasan, maupun penyusunan kebijakan, agar program-program nasional, termasuk Asta Cita, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan, pemerintah daerah perlu aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa program pemerintah pusat merupakan langkah konkret untuk meningkatkan taraf hidup rakyat, memperkuat ekonomi, serta mendorong percepatan pengentasan kemiskinan.
Dalam pertemuan tersebut, juga disampaikan bahwa Presiden senantiasa mengharapkan agar seluruh program yang dianggarkan melalui APBD difokuskan pada program-program yang pro-rakyat dan berdampak langsung bagi masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kemiskinan.
DPRD Sulbar juga menyoroti kondisi berkurangnya alokasi anggaran pusat yang ditransfer ke daerah. Menyikapi hal tersebut, DPRD mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih selektif dan adaptif dalam menyusun program, dengan memprioritaskan kebutuhan paling mendasar masyarakat Sulbar.
Selain itu, DPRD Sulbar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpacu dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah strategis menjaga kemandirian fiskal daerah. Optimalisasi potensi daerah, peningkatan kinerja sektor-sektor unggulan, serta inovasi dalam pengelolaan pendapatan menjadi kunci dalam memperkuat kapasitas keuangan daerah di tengah tantangan keterbatasan anggaran.
Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menyambut baik komitmen DPRD dalam memperkuat kolaborasi. Ia menegaskan bahwa implementasi Asta Cita di daerah membutuhkan kerja sama yang solid antara legislatif dan eksekutif, agar setiap program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain mempererat silaturahmi, pertemuan ini juga membahas sejumlah isu prioritas daerah, seperti penguatan sektor ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Sulawesi Barat.
Pertemuan seperti ini juga disebut akan terus diagendakan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga dan memperkuat sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulbar dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan kolaborasi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulbar semakin solid dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus memastikan program-program pemerintah pusat, khususnya Asta Cita, dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (*)






Komentar