oleh

Tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Keluhkan Jembatan Maibua

CELEBESTA.COM — TOLITOLI, Masyarakat Desa Maibua, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, mengeluhkan rusaknya jembatan penghubung antara Desa Maibua ke desa lainnya yang tak kunjung ditangani oleh pemerintah.

Jembatan yang membentang sepanjang 67 meter tersebut menjadi satu-satunya akses anak-anak untuk ke sekolah serta warga yang ingin bertolak ke desa tetangga.

Kepala Desa Maibua M.Risal Yunus mengatakan, Pemerintah Desa sudah beberapa kali melakukan perbaikan dengan membuat jembatan darurat namun tidak bertahan lama. “Kami hanya perbaiki alakadarnya saja, hanya dua sampai tiga hari setelah diperbaiki hanyut lagi,” ungkap Risal saat di hubungi celebesta.com (07/08/2022).

Akibatnya, siswa yang berada di Desa Maibua terpaksa harus naik rakit untuk sampai ke sekolah. Situasi itu cukup membahayakan keselamatan para pelajar.

Namun, ketika arus sungai cukup deras, pelajar terpaksa harus melakukan proses belajar mengajar di balai desa.

“Kita lihat juga kalau airnya deras kita akan sampaikan ke gurunya karena di dusun dua dengan dusun tiga ada guru juga jadi belajarnya di balai desa,” terangnya.

Risal mengaku sudah lama mengajukan permohonan perbaikan ke Pemerintah Daerah namun hingga kini belum ada realisasi dari dinas terkait.

“Saya sudah berulang kali mengajukan di balai sungai, PUPR, bahkan langsung ke Gubernur Sulteng,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya dalam rilis Dinas Kominfo Toli-Toli, Sabtu (06/08/2022) mengatakan untuk penangana jembatan Maibua ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi. Sehingga, jembatan ini menjadi prioritas utama dari Provinsi untuk penanganan tahun 2023.

Amran berharap agar ini menjadi perhatian, khusunya Gubernur Sulawesi Tengah dan Pemerintah Provinsi untuk membantu masyarakat yang ada di Desa Maibua Kabupaten Tolitoli. Terangnya.(Jum)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan