Celebesta.com — PALU, Aliansi Mahasiswa se Kota Palu hari ini menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah, Senin (11/4).
Dalam aksinya, para mahasiswa membawa beberapa poin tuntutan yakni:
- Tolak dan desak penghentian isu perpanjangan masa jabatan serta penundaan pemilu.
- Stabilkan harga sembako.
- Stabilkan harga BBM.
- Stabilkan gas LPG 3 Kilogram di Sulteng.
Setelah beberapa saat melakukan negosiasi, para massa aksi kemudian dipersilahkan memasuki halaman kantor DPRD Sulteng serta 50 orang perwakilan massa aksi diizinkan masuk ke dalam gedung untuk berdialog dengan ketua DPRD Sulteng agar pihak DPRD ikut mendukung tuntutan Mahasiswa tersebut.
“Kami meminta Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah agar merealisasikan tuntutan kami, serta ditindaklanjuti dengan cepat,” kata Daeng selaku perwakilan aliansi mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi.
Ketua DPRD Sulawesi Tengah Nilam Sari Lawira, dalam dialog itu menjawab tuntutan para mahasiswa tersebut. Dengan tegas, dirinya menyatakan, tuntutan terkait penolakan isu perpajangan masa jabatan presiden serta penundaan pemilu telah menyetujui poin pertama ini untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintah.
“Demikian pula dengan poin kedua mengenai stabilitas harga minyak yang saat ini saya juga setujui untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah agar mengambil langkah-langkah menstabilkan harga-harga minyak goreng walupun pemerintah sudah memberikan subsidi dan Bantuan Langsung Tunai (BLT), PHK, maupun kartu sembako,” ucap Ketua DPRD Sulteng di depan perwakilan Mahasiswa yang ikut berdialog.
Selain itu, ia juga menyetujui tuntutan Mahasiswa pada poin ketiga yakni stabilisasi harga BBM agar ditindaklanjuti oleh pemerintah.
“Maka beberapa poin yang telah disampaikan baik secara lisan maupun tertulis kepada kami oleh beberapa perwakilan mahasiswa dengan tegas kami sampaikan bahwa kami mempunyai sikap yang sama dengan tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa,” tegasnya. (Jum)






Komentar