Celebesta.com — PALU, Kadis Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan Kota Palu, Setyo Susanto menilai standar kompetensi pencari kerja di Kota Palu masih rendah.
Setyo Susanto mengatakan lapangan pekerjaan pasca bencana sampai dengan sekarang ini sangat menurun sampai 30 persen.
“Karena ini kan tenaga pendidikan jalan terus, jadi itu sudah termaksud dengan perguruan tinggi dengan STM,” ujar Setyo Susanto saat di temui media Celebesta.com (8/11/2021).
Menurut Kadisnaker, Kalau Untuk SMA itu tidak terhitung karena SMA pasti tujuanya akan kuliah bukan mencari kerja
“Melihat banyaknya tenaga kerja makanya Program pemerintah Kota Palu sekarang ini yaitu peningkatan kompetensi,” katanya.
Ia menyebut dari 680 sampai 920 itu lowongan kerja yang tersedia kota palu hanya bisa 250 saja yang tersedia
“Karena pencari kerja di Kota Palu tidak punya standar kompetensi dan tidak punya sertifikat makanya kita mendorong untuk ikut kompetensi saja,” sebutnya.
Maka dari itu, kata dia, Pemerintah kota palu cenderung mengambil tenaga kerja dari luar, karena di tuntut dari Pemerintah pusat harus yang berkompeten, karena SOPnya mengharuskan demikian.
“Makanya kita mendorong agar ikut pelatihan ujian kompetensi saja,”ungkapnya.
Ia menjelaskan sekarang ini sedang menjalin kerjasama dengan perusahaan Honda untuk melatih tenaga kerja di Kota Palu karena belum pernah ada orang di struktur Astra yang menepati level manager.
“Atas keberadaanya itu lah makanya disini Honda akan mendongkrak mereka dengan mengajaknya magang dan pelatihan pelatihan agar (tenaga kerja asal Palu bisa) struktur di isi di Astra, sehingga banyak orang (Palu) punya kesempatan untuk menjadi Manager di Astra,” pungkasnya. (Jum/Und)






Komentar