oleh

Jalan Rusak, Lurah Tondo: Keterbatasan Anggaran

Celebesta.com – PALU, Jalanan rusak dibeberapa titik di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang sempat dikeluhkan warga mendapat tanggapan dari pihak kelurahan.

Dalam pemberitaan sebelumnya kondisi ruas jalan alternatif yang menghubungkan Jalan Roviga dengan Jalan Untad 1, dikeluhkan warga setempat, karena kondisi jalan yang rusak parah.

Kerusakan Jalan Padat Karya yang cukup parah itu membuat kendaraan yang lewat harus pelan untuk menghindari jalan yang berlubang, berombak, terlebih lagi kondisi cuaca musim hujan, dengan kondisi jalanan yang becek.

Abd. Halim, Lurah Tondo mengatakan bahwa sejauh ini karena keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palu, sehingga saat ini jalan jalan padat karya, belum juga teratasi sampai saat ini.

Menurut Halim, beberapa prosedur yang sudah dilakukan untuk mengajukan perbaikan jalan itu ke pihak Pekerjaan Umum (PU) akan tetapi yang menjadi kendalanya sampai saat ini dananya.

Baca Juga: Pemkot Siapkan Hadiah 2 Miliar untuk Lomba Kawasan Adipura

“Itu sudah kami usulkan melalui Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan segala macam hal. Hanya saja di Kota Palu ini masalahnya itu keterbatasan dana jadi ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan,” ungkap Lurah Tondo saat ditemui Celebesta.com, Minggu (12/9/2021).

Lanjutnya, masalah kerusakan jalan itu di sektor jasa dan segala hal dari rumah kos, karena di Kelurahan Tondo ini belum ada Masterplan Drainase sehingga pengolahan dan pembuangan kotoran air limbah masyarakat tidak tau kemana

“Sebelumnya sudah ada tindakan yaitu pengaspalan tetapi karena tidak ada drainase sehingga pemakaian sinitasi dari rumah-rumah dan kos menyebabkan jalan itu rusak,” kata Halim.

Baca Juga: Luput dari Sorotan, Jalan Padat Karya Tondo, Rusak Parah

Ia juga mengatakan, akan mengupayakan dan lakukan audiensi dengan pihak perguruan tinggi yaitu Universitas Tadulako terkait dengan Corporate Social Responsibility (CSR) di Kelurahan Tondo.

Perguruan Tinggi itu harus Peduli juga dengan pemberdayaan masyarakat yang berada di sekitarnya seperti di daerah yang sudah maju.

“Kita akan ke Untad tanyakan terkait CSR-nya itu, kepedulian seperti apa nantinya terhadap Kelurahan Tondo,” ujarnya.

Ia berharap agar CSR dari Universitas Tadulako itu rencananya akan dialihkan ke masterplan drainase.

“Rencananya kalau bisa saya arahkan untuk masterplan drainase yang ada di Kelurahan Tondo,” harapnya. (Jum)

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan