PALU – Kali ini, kita akan membahas seputar kesehatan dan pengobatan tradisional dengan menggunakan berbagai jenis tanaman sejak dahulu kala. Budaya tutur yang menjadi tradisi Suku Kaili menjadikan hal-hal penting di masa lalu hanya diketahui melalui lisan.
Melalui tulisan ini kita akan menjelaskan jenis obat tradisional yang banyak digunakan oleh masyarakat lokal dengan bahasa setempat diberbagai tempat di Sulawesi Tengah seperti bahasa Kaili, sub Da’a dan Unde.
Tanaman Sumambu tingginya sekitar 50 cm daunnya berukuran kurang lebih seperti daun mangga. Jenis tanaman ini digunakan untuk mengobati sakit gigi dengan cara daunnya dioles bahkan dikunyah di bagian gigi yang sakit.

Kemudian tanaman Sinanduru yang tingginya mencapai 2 meter. Tanaman memiliki buah yang bisa digunakan untuk mengobati sakit gigi. Selain itu, jika dada merasa sakit juga bisa dipanggang di api hingga daunnya layu kemudian diolehkan di dada.

Selanjutnya tanaman Valangguremo bisa digunakan untuk mengobati diare dengan cara daunnya di makan. Jika badan lelah daunnya bisa panggang di api kemudian diurut di badan.

Tanaman Mpana Biro bisa digunakan untuk menurunkan panas, caranya daunnya dihaluskan kemudian dioleh di badan.

Kavoko Njava, tanaman ini digunakan untuk mengobati luka dan bisul, daunnya di tumbuh kemudian ditempel di anggota badan yang luka. Kavoko Njava tumbuh di rawa. Tanaman ini juga berbunga dan kerapkali menjadi tempat hinggap kupu-kupu.

Kadambuku bisa digunakan untuk mengobati panas dalam. Daunnya dicampur dengan beras yang sudah direndam kemudian dihaluskan dan selanjutnya dioles di bagian anggota tubuh.

Beberapa tanaman lokal diatas merupakan catatan lapangan Jurnalis Celebesta.com dipedalaman Sulawesi Tengah. Tanaman lokal itu tentu sudah memiliki kegunaan masing-masing sesuai dengan fungsinya.
Bumi sudah menyediakan semuanya, manusia harus merawat bumi agar tradisi menggunakan tanaman lokal sebagai obat tradisional tetap terjaga. Selamat Hari Bumi!!! (*)
Reportase: Arman Seli






Komentar