Celebesta.com – PALU, Di tengah Pandemi Covid-19 dan Bulan Suci Ramadhan, penjualan bunga tabur untuk ziarah kubur Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pogego mengalami penurunan omzet pendapatan berdasarkan hasil pantauan Celebesta.com di TPU Pogego, Jalan Datu Adam, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (16/4/2021).
Bariah (71), seorang nenek yang berjualan bunga tabur selama 27 tahun, merasakan imbas sepinya pembeli di tengah Pandemi Covid-19 dan mengalami penurunan omzet pendapatan.
“Biasanya kami membawa bunga untuk di jual yaitu 10 kantong perhari, dalam 1 kantong itu dijual 5 ribu per kantong dengan air, dan yang terjual sekitar 2-3 kantong, biasa juga sama sekali tidak ada yang terjual,” ungkapnya.
Lanjut pedagang penjual bunga tabur menyampaikan sebelum adanya Virus Korona penjualan bunga di TPU Pogego ini laris ketika memasuki Bulan Suci Ramadhan.
“Tapi sekarang sudah menjelang 4 hari puasa, di tengah pandemi seperti ini saya perhatikan sepih pembeli dan bahkan tidak ada pembeli sama sekali, serta kurang masyarakat yang datang untuk berziarah dikuburan sini,” tambahnya.
Kemudian Bariah mengatakan bunga yang tidak terjual hari ini, biasanya mereka awetkan agar besok bisah dijual kembali.
“Bunga itu kami awetkan di tempat yang dingin dan bisa bertahan selama 3 hari, kalau untuk saya pribadi bunga yang tidak terjual saya simpan di tempat sejuk atau di dalam kulkas agar besok bisa dijual kembali,” pungkasnya.
Reporter: Abdul Rauf






Komentar