oleh

Hulu Sungai Rantedoda Tertimbun Material Longsor

Celebesta.com – MAMUJU, Pasca gempa yang menguncang Majene dan Mamuju pada 15 Januari 2021 silam, hulu sungai Ratedoda tertimbun lonsor, terletak di Lembang Limbong Dehata merupakan hulu sungai Rantedoda.

Kepala Desa Rantedoda, Asmil membenarkan bahwa hulu sungai Rantedoda yang berada di lembang limbong dehata itu tertimbun longsor sehingga menyebabkan air sungai tertahan di hulu sungai.

Aliran sungai limbong dehata terbendung tinggi, air sudah mencapai 4 meter di hulu sungai  dan dikawatirkan akan tumpah menjelma menjadi banjir bandang yang bisa menerjang pemukiman penduduk.

“Kami kawatir akan terjadinya banjir bandang karena air sungai tertutup material longsor, apalagi di musim penghujan ini,” ujar Asmil, Kades Rantedoda, Kamis (4/2/2021).

Lanjut Asmil, sampai saat ini kami tetap waspada mengingat hulu sungai limbong dehata masih terbendung material longsor.

Menurut penjelasan dari masyarakat Rantedoda, sungai limbong dehata itu tidak tertutup sepenuhnya, masih ada mengalir di sela-sela material longsor, tapi bisa saja menyebabkan air sungai akan benjir ketika diguyur hujan terus menerus.

“Apalagi jarak anatara pemukiman dan hulu sungai yang tertimbun yang berada di limbong  dehata  ada 5 km,” tutur Asmil.

Sampai saat ini, air sungai masih keruh, dan berbau busuk tidak tau peneyebabnya, serta  sumber mata air bersih rusak total yang dimanfaatkan masyarakat 181 KK kehilangan air bersih akibat gempa dan longsor.

“Kami berharap kepada pemerintah agar bisa menperhatikan sepenuhnya desa kami di Desa Rantedoda,” harap Asmil.

Reporter: Ardi Basir

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan