Celebesta.com – DONGGALA, Sejak wabah Covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat perkotaan maupun pedesaan, tak terkecuali masyarakat yang ada di pedalaman Sulawesi Tengah.
Sambu (28), ia merupakan warga Dusun Sintulu, Desa Lumbumamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala. Dengan modal keterampilan dan bahan baku yang ada, terpaksa memutar otak untuk membuat kursi dari bambu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya untuk membuat satu kursi dari bambu menghabiskan waktu antara 2 sampai 3 hari dan kalau ranjang terbuat dari bambu bisa menghabis waktu 4 sampai sampai dengan 5 hari.
“Kalau untuk kursi dan meja menghabiskan waktu 2-3 hari menyelesaikanya, sedangkan kalau untuk ranjang kecil bisa memakan waktu 4-5 hari menyelesaikan,” kata Sambu belum lama ini kepada Celebesta.com di Kabupaten Donggala.
Lebih lanjut, Sambu menuturkan, adapun bahan baku yang harus disiapkan adalah parang, bambu dan rotan saja. Selain itu, bentuknya juga berbeda-beda sesuai dengan pesanan pelanggan.
“Hanya saja hal yang sangat sulit ketika pembuatanya ketika mengikatnya menggunakan rotan,” tutur dia.
Menurutnya proses pengambilan bambu harus memilih bambu yang lebih tua dan lurus serta ukuran sedang.
“Jaraknya bambu juga agak jauh dari kampung, ketika mengambil bahannya seperti bambu. sedangkan rotan harus masuk hutan dulu untuk mencarinya,” ungkap dia.
Dalam satu minggu, kata dia, dirinya mampu membuat hingga tiga kursi. “Harganya bervariasi, terkadang jual kursi dengan harga 300 ribu,” tutup dia. (Arm)






Komentar