oleh

Padano: Permainan Tradisional Anak-Anak Pipikoro

SIGI – Celebesta.com, Pagi hari, saya mengunjungi Desa Tuwo Tanijaya, Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi, Sabtu (19/9/2020).

Orang-orang Pipikoro yang ramah, ketika bertemu di jalan setapak desa itu kerap mengucapkan “Selamat Pagi” kepada kami. Melewati jembatan-jembatan kecil beratap suasana kampung terasa.

Alam berkabut diterik matahari pagi, gereja bala keselamatan dengan bangunan permanen berdiri kokoh.

Masuk ke lorong-lorong kecil disekitar Puskesmas dan Kantor Desa Tuwo Tanijaya, sekelompok anak-anak bermain engrang atau orang-orang Pipokoro dalam bahasa Uma menyebut “Padano”. Sesekali saya mengambil foto dan video untuk mendokumentasikan. Anak-anak itu tak lagi kaku dengan sorotan kamera yang saya arahkan.

Berjalan santai menggunakan Padano yang terbuat dari bambu berukuran sekitar 3 cm bahkan ada yang lebih, kemudian ada tempat  kaki untuk berdiri seperti anak tangga.

Anak-anak itu, senyum berlari-lari kecil dan melompat menggunakan permainan tradisional yang terbuat dari bambu.

Berulang kali berputar, tanpa ada beban. Santai, kadang senyum terlihat dari wajah beberapa orang bocah.

Usianya sekitar 8 hingga 10 tahun, kemungkinan mereka terdaftar sebagai peserta didik  di sekolah dasar di kampung pinggir sungai lariang tersebut.

Bagi orang-orang Pipikoro, Padano mungkin hal biasa dalam keseharian anak-anak mereka, tetapi beda halnya dengan orang yang baru saja berkunjung atau ingin mencoba Padano, pasti kaku memainkannya atau bahkan terjatuh.

Pipikoro alammu damai, tanahmu Subur. Semoga tetap terjaga sampai anak cucumu!!!

Reporter: Arman Seli

Share

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed